Menciptakan Ruang untuk Berhenti Sejenak
Bagi TAZA, pengalaman yang dibangun dalam Summer Marché Vol. II tidak harus memiliki bentuk yang sama bagi setiap pengunjung. Ada yang datang untuk melihat koleksi, mencicipi menu, mengikuti aktivitas, atau sekadar menikmati waktu bersama orang terdekat.
“Kami berharap setiap orang yang datang bisa menikmati waktunya dengan cara mereka sendiri,” ujar Co-Founder TAZA, Afina Maharani.
Rangkaian kegiatan yang dihadirkan pun cukup beragam. Pengunjung dapat mengikuti field trip di Barnyard, kelas flower arrangement bersama Baleton Flower Chef, hingga Pilates khusus perempuan bersama The Body Project. TAZA juga menghadirkan kajian Islami di ruang terbuka serta sesi awarding penerima beasiswa TAZA Impact.
“Apa pun itu, kami ingin mereka pulang membawa pengalaman yang menyenangkan, cerita baru, dan mungkin bertemu dengan orang-orang baru,” lanjut Afina.
Menurutnya, hubungan yang terbangun di sekitar brand menjadi bagian penting dari perjalanan TAZA.
“Karena bagi kami, TAZA bukan hanya tentang apa yang dikenakan, tetapi juga tentang kebersamaan dan hubungan yang tumbuh di sekitarnya,” katanya.
Melalui Summer Marché Vol. II, TAZA menutup 26° Rhapsody dengan membawa kembali pesan utama kampanye ke dalam konteks yang lebih luas. Jika cherry tomato menjadi gambaran tentang proses yang membutuhkan waktu untuk tumbuh, maka rangkaian ini menjadi ruang bagi TAZA untuk memperlihatkan bahwa pertumbuhan juga dapat hadir melalui kolaborasi, pengalaman, dan hubungan yang dibangun bersama.











