BEKASI, RadarJakarta.id – PT Cibitung Tanjung Priok Port Tollways (CTP Tollways) menyatakan dukungannya terhadap inovasi pengendalian sampah sungai melalui pemasangan river trash barrier di wilayah Bekasi.
Program ini diinisiasi oleh PT Wasteforchange Alam Indonesia (Waste4Change) bekerja sama dengan The Ocean Cleanup, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, BBWS Ciliwung Cisadane, serta PDAM Tirta Bhagasasi.
Sebagai Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) ruas Cibitung–Cilincing (JTCC), CTP Tollways turut memantau pelaksanaan uji coba yang telah berlangsung selama enam bulan, sejak September 2025 hingga Februari 2026. Lokasi kegiatan berada di anak Sungai Cikarang-Bekasi-Laut (CBL) yang melintas di bawah konstruksi jalan tol.
Direktur Utama PT CTP Tollways, Derry Febrian Putra, menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya pelestarian lingkungan, khususnya pengendalian sampah di aliran sungai. Namun demikian, aspek keamanan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama.
“Pada prinsipnya kami mendukung pelaksanaan uji coba ini. Namun karena berada di bawah konstruksi tol, seluruh kegiatan harus tetap menjamin keamanan struktur, akses operasional, serta pemeliharaan jalan tol,” ujarnya.
Lebih lanjut, CTP Tollways juga memberikan respons positif terhadap rencana pengembangan program dari tahap uji coba menuju operasional penuh, khususnya di titik Kali Jambe.
Perusahaan akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala guna memastikan inovasi ini berjalan optimal, memberikan dampak nyata bagi lingkungan, serta tidak mengganggu operasional jalan tol.
“Harapannya, kolaborasi ini dapat menjadi solusi efektif dalam pengendalian sampah sungai di wilayah CBL, dengan tetap mengedepankan standar keselamatan teknis jalan tol,” tutupnya.











