Memperluas Akses Bacaan
Upaya memperluas akses bacaan menjadi bagian dari kegiatan Majalah CIA dan ISO selama lebih dari 16 tahun.
Majalah CIA ditujukan bagi siswa SD kelas 3–6, sementara ISO diperuntukkan bagi anak TK hingga kelas 2 SD. Keduanya menggabungkan bacaan dengan kegiatan edukatif yang melibatkan anak, guru, sekolah, dan orang tua.
Sejak 2024, CIA dan ISO menjadi mitra Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk mendukung literasi pada jenjang PAUD dan SD.
Melalui gerakan Hak Baca Anak (HBA), orang tua dan guru didorong untuk memberikan akses bacaan kepada anak. Sementara Buku Untuk Semua (BUS) yang diinisiasi Yayasan Cahaya Astra Literatus menyasar anak-anak di wilayah dengan keterbatasan akses, termasuk daerah 3T.
Majalah CIA disebut telah menjangkau lebih dari 10 juta pembaca anak dan hadir di sekolah-sekolah.
Penguatan akses bacaan tersebut menjadi relevan dengan tantangan kemampuan membaca siswa Indonesia. Dalam PISA 2025, skor membaca Indonesia tercatat 365 poin, naik 7 poin dibandingkan 2022. Namun, OECD menyatakan kenaikan tersebut belum signifikan secara statistik.
Hanya 27 persen siswa Indonesia berusia 15 tahun yang mencapai Level 2 atau lebih dalam kemampuan membaca. Pada Level 2, siswa setidaknya mampu mengidentifikasi gagasan utama dan memahami tujuan teks.











