BNN Gerebek Kampung Bahari, Penggerebekan Memanas dan Bandar Narkoba Diburu

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id — Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali memburu jaringan peredaran narkoba di kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Kawasan yang selama ini menjadi salah satu titik rawan peredaran narkotika tersebut kembali menjadi perhatian setelah aparat melakukan penindakan terhadap jaringan narkoba.

Informasi yang beredar menyebut penggerebekan kali ini berkaitan dengan seorang bandar yang diduga menguasai narkotika dalam jumlah besar, termasuk kabar mengenai penyitaan sekitar 98 kilogram sabu. Namun, hingga berita ini disusun, angka tersebut masih membutuhkan konfirmasi resmi dari BNN sehingga belum dapat dipastikan sebagai jumlah barang bukti dalam operasi terbaru.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Penggerebekan di Kampung Bahari sebelumnya memang pernah berlangsung dramatis. Dalam operasi gabungan BNN dan aparat kepolisian, petugas menghadapi perlawanan dari kelompok yang diduga terkait jaringan narkoba. Bentuk perlawanan antara lain berupa lemparan batu, kembang api atau petasan, busur panah, hingga senjata tajam.

Dalam operasi besar yang dipimpin BNN pada November 2025, aparat gabungan mengamankan sejumlah tersangka dan menyita barang bukti narkotika dalam jumlah sangat besar. BNN mencatat penyitaan 89.159,42 gram sabu, 91,53 gram ganja, 159 butir ekstasi, serta uang tunai lebih dari Rp1,4 miliar. Sejumlah senjata dan kendaraan juga turut diamankan.

Kepala BNN RI saat itu menegaskan operasi tidak berhenti pada penangkapan pengguna maupun pengedar lapangan. Aparat terus melakukan pengembangan untuk memburu pengendali jaringan dan bandar besar yang memasok narkoba ke kawasan tersebut.

Kampung Bahari sendiri bukan pertama kali menjadi sasaran operasi pemberantasan narkoba. Dalam penindakan sebelumnya, aparat juga menemukan lapak yang diduga digunakan sebagai tempat transaksi dan konsumsi narkotika. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemberantasan narkoba di kawasan tersebut membutuhkan operasi berkelanjutan sekaligus pemulihan lingkungan masyarakat.

Dengan demikian, kabar mengenai bandar pemilik 98 kilogram sabu perlu menunggu keterangan resmi BNN agar jumlah barang bukti, identitas tersangka, serta kronologi perlawanan dapat dipastikan. Perkembangan operasi di Kampung Bahari diperkirakan masih akan menjadi perhatian publik seiring upaya aparat memutus jaringan peredaran narkoba dari tingkat lapangan hingga pengendalinya.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.