PATI, Radarjakarta.id – Program TMMD Reguler ke-128 di Desa Godo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, terus menunjukkan progres positif. Hingga Minggu (10/5/2026), pengerjaan betonisasi jalan desa sepanjang 950 meter dengan lebar 4 meter dan ketebalan 0,16 meter telah mencapai 66,31 persen.
Pembangunan jalan tersebut menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD yang bertujuan meningkatkan akses transportasi dan mobilitas masyarakat desa.
Di tengah hamparan persawahan Desa Godo, aktivitas Satgas TMMD bersama warga tampak terus berlangsung. Deru mesin molen berpadu dengan semangat gotong royong masyarakat yang ikut terlibat dalam proses pembangunan.
Jalan yang sebelumnya sulit dilalui, terutama saat musim hujan, kini perlahan berubah menjadi akses yang lebih layak, kuat, dan nyaman digunakan warga.
Pengerjaan betonisasi tidak hanya dilakukan anggota Satgas TMMD, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat. Warga bersama personel TNI bahu-membahu mengangkut material, meratakan adukan cor, hingga menjaga kualitas pekerjaan.
Kebersamaan tersebut menjadi gambaran nyata sinergi antara TNI dan rakyat dalam membangun desa.
Danton SSK TMMD Reguler ke-128, Ali Sadikin, mengatakan capaian progres pembangunan merupakan hasil kerja sama seluruh pihak yang terlibat.
“Kami terus berupaya agar pekerjaan selesai tepat waktu dengan kualitas yang baik sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, faktor cuaca dan kondisi medan menjadi tantangan tersendiri selama proses pengerjaan. Namun, semangat Satgas TMMD dan warga tetap tinggi demi menyelesaikan pembangunan sesuai target.
Lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur, betonisasi jalan ini diharapkan mampu membuka akses ekonomi masyarakat Desa Godo.
Para petani nantinya dapat lebih mudah mendistribusikan hasil panen, sementara mobilitas warga menuju wilayah lain menjadi lebih lancar dan aman.
Jalan tersebut juga diharapkan menjadi jalur penghubung penting antarwilayah yang dapat mendorong pertumbuhan dan kemajuan desa.
Dengan progres pembangunan yang terus meningkat, optimisme masyarakat pun semakin tumbuh. Program TMMD Reguler ke-128 dinilai tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.











