JAKARTA, Radarjakarta.id – Dewan Pimpinan Pusat Barisan Relawan Jalan Perubahan (DPP Bara JP) menegaskan tetap mendukung dan mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga 2029.
Penegasan tersebut disampaikan Ketua Umum DPP Bara JP, Willem Frans Ansanay melalui pernyataan sikap bernomor 021/B/EXT/DPP-BaraJP/VIII/2026 terkait perkembangan pemberitaan dan video pernyataan Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi dalam sebuah acara temu relawan di Jakarta.
Sebagai Organ Relawan Jokowi yang pertama dan tertua sejak tahun 2013, Bara JP menyatakan pandangan yang disampaikan Budi Arie merupakan pendapat pribadi dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Projo dan tidak mewakili sikap Bara JP maupun organisasi relawan Jokowi lainnya.
“Pernyataan Ketua Umum Projo tidak mewakili sikap Bara JP dan sikap relawan Jokowi lainnya. Masing-masing organ relawan Jokowi memiliki pemikiran dan pandangan yang beragam mengenai tema-tema kebangsaan yang sedang berkembang,” demikian pernyataan Willem Frans Ansanay.
Bara JP juga menjelaskan bahwa pertemuan relawan yang menjadi sorotan tersebut secara umum membahas perkembangan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), termasuk keterlibatan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dalam sejumlah agenda konsolidasi partai tersebut di berbagai daerah.
Menurut Bara JP, dalam kegiatan tersebut Joko Widodo justru menyampaikan arahan kepada para relawan untuk tetap mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran yang saat ini fokus menjalankan berbagai program untuk kepentingan masyarakat.
Arahan tersebut, menurut Bara JP, sekaligus menjadi bagian penutup dalam acara temu relawan.
Bara JP menegaskan organisasi tersebut tetap berkomitmen mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran hingga 2029 serta melanjutkan dukungan untuk dua periode berikutnya.
Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi
Bara JP juga menyoroti sejumlah narasi yang beredar di media sosial terkait isu yang mengaitkan organisasi tersebut dengan agenda pada 27 Agustus.
Organisasi relawan Jokowi itu mengecam pihak-pihak yang dinilai menyebarkan narasi provokatif dan mengaitkan Bara JP dengan isu tersebut.
DPP Bara JP mengimbau seluruh masyarakat dan komponen bangsa agar tidak mudah terpengaruh informasi yang berpotensi memicu perpecahan.
“Kami mengimbau seluruh komponen bangsa untuk tetap menjaga dan mempererat persatuan dan kesatuan serta tidak terpancing oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan nasional dan tidak ingin melihat Indonesia maju,” demikian pernyataan Bara JP.
Bara JP juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga situasi nasional tetap kondusif serta mengutamakan persatuan dalam menghadapi berbagai dinamika politik dan kebangsaan.











