Foto Ilustrasi.
DEPOK, Radarjakarta.id — Kesigapan aparat kewilayahan kembali ditunjukkan Babinsa Kelurahan Harjamukti Koramil 06/Cimanggis. Seorang pemuda diduga pengguna tembakau sintetis berhasil diamankan dari amukan warga setelah tertangkap tangan menimbulkan keresahan di lingkungan permukiman, Senin (19/1/2026) sore.
Babinsa Kelurahan Harjamukti, Serka Agus Wahyu Hidayat, bergerak cepat setelah menerima laporan warga terkait keberadaan seorang pemuda dengan gerak-gerik mencurigakan yang sempat memicu keributan di wilayah Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.
Peristiwa bermula sekitar pukul 18.20 WIB ketika warga yang melintas mencurigai tingkah seorang pemuda yang terlihat gelisah dan tidak wajar. Saat ditegur, pemuda tersebut justru melakukan perlawanan hingga memancing emosi warga sekitar. Keributan pun tak terhindarkan.
Tak hanya melawan, pemuda yang belakangan diketahui berinisial F itu berusaha melarikan diri ke area kebun. Namun, pelariannya berhasil digagalkan warga. Saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan satu bungkus tembakau sintetis yang diduga kuat baru saja digunakan.
Sekitar pukul 18.30 WIB, laporan warga diterima Babinsa Harjamukti. Tanpa menunda waktu, Serka Agus langsung menuju lokasi kejadian. Setibanya di tempat, Babinsa segera mengamankan terduga pelaku dari kepungan warga guna mencegah tindakan main hakim sendiri.
Dalam proses pengamanan tersebut, diketahui pelaku tidak membawa identitas diri. Di lokasi kejadian juga terdapat dua orang saksi warga, yakni MGR (16) dan RPH (14), yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut.
Tak berselang lama, patroli dari Polsek Cimanggis tiba di lokasi. Terduga pelaku berikut barang bukti langsung diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.
Adapun barang bukti yang diamankan meliputi:
•Satu bungkus tembakau sintetis
•Satu unit telepon genggam
•Satu unit sepeda motor Honda Scoopy
Saat ini, seluruh penanganan perkara sepenuhnya berada di bawah kewenangan Polsek Cimanggis untuk dilakukan penyelidikan dan penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Kejadian ini kembali menegaskan pentingnya peran aktif Babinsa bersama warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, sekaligus menjadi peringatan akan bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkotika jenis sintetis yang kian meresahkan masyarakat.***











