JAKARTA, Radarjakarta.id – Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan karya drama yang sarat emosi melalui film “Andai Waktu Bisa Diulang Kembali”, yang dijadwalkan tayang di seluruh bioskop mulai 30 Juli 2026. Mengangkat tema cinta, keluarga, pilihan hidup, hingga penyesalan, film ini menyuguhkan kisah yang dekat dengan realitas kehidupan.
Cerita berfokus pada Dinar, seorang perempuan muda yang harus berjuang menghadapi berbagai tekanan hidup. Mulai dari kesulitan ekonomi, biaya pendidikan, utang keluarga, hingga kondisi kesehatan sang ibu, semuanya menjadi beban yang harus dipikulnya. Di tengah perjuangan tersebut, kehadiran Faiz dan Firman membawa Dinar pada persimpangan hidup yang penuh dilema.
Penampilan Davina Karamoy sebagai Dinar menjadi salah satu kekuatan utama film ini. Ia mampu menghadirkan karakter yang rapuh sekaligus tangguh melalui ekspresi yang natural, sehingga emosi tokoh terasa kuat tanpa harus didominasi dialog panjang.
Demi mendalami perannya, Davina bahkan melakukan perubahan penampilan dengan gaya rambut berponi yang membuat karakter Dinar tampil lebih sederhana dan sesuai dengan latar belakang cerita.
Sementara itu, Farhan Rasyid yang memerankan Faiz berhasil mencuri perhatian lewat akting yang tenang namun penuh makna. Penampilannya dinilai mampu membangun emosi penonton secara halus, menjadikannya salah satu aktor muda yang patut diperhitungkan di industri perfilman Tanah Air.
Chemistry antara Davina Karamoy dan Farhan Rasyid juga menjadi nilai lebih dalam film ini. Beberapa adegan tanpa dialog justru mampu menyampaikan rasa cinta, kehilangan, hingga penyesalan hanya melalui tatapan dan bahasa tubuh keduanya.
Selain Davina dan Farhan, film ini turut diperkuat oleh jajaran pemain seperti Bismo Satrio, Nadzira Shafa, Mazack, Vonny Anggraini, Kenji Sati, dan Nashwa Fadhillah. Kehadiran para pemeran pendukung tersebut membuat konflik dan perjalanan hidup Dinar terasa semakin hidup dan emosional.
Secara keseluruhan, “Andai Waktu Bisa Diulang Kembali” menawarkan drama yang menyentuh dengan alur cerita yang sederhana namun mengena. Film ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga mengajak penonton merenungkan arti keluarga, kesempatan, dan pilihan hidup.
Bagi pencinta film drama Indonesia, karya ini layak masuk dalam daftar tontonan saat mulai tayang di bioskop pada 30 Juli 2026.Ceritanya meninggalkan kesan yang bertahan bahkan setelah layar bioskop kembali gelap.










