NGAWI, Radarjakarta.id – Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Samidi dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0805/Ngawi terus menunjukkan perkembangan. Memasuki hari ke-19 pelaksanaan program, pekerjaan kini memasuki tahap pengurukan tanah sebagai persiapan sebelum pengecoran lantai, Senin (2/11/2026).
Pengurukan dilakukan untuk meratakan permukaan tanah sekaligus memperkuat bagian dasar bangunan. Material tanah diangkut dan diratakan secara manual dengan cermat agar menghasilkan permukaan yang padat dan kokoh. Tahapan ini menjadi bagian penting untuk mendukung kualitas konstruksi rumah agar lebih kuat dan tahan lama.
Di lokasi pembangunan, anggota Satgas TMMD bersama masyarakat setempat tampak bekerja bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan. Semangat gotong royong mewarnai proses pembangunan, sekaligus memperlihatkan sinergi antara TNI dan warga dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Serma Novrijon, anggota Satgas TMMD yang bertugas di sasaran pembangunan RTLH, mengatakan bahwa pekerjaan berjalan sesuai dengan tahapan yang telah direncanakan. Ia menegaskan, pengurukan tanah menjadi salah satu tahapan penting sebelum pekerjaan lantai dilanjutkan.
“Alhamdulillah, hari ini pembangunan sudah memasuki tahap pengurukan tanah. Tahap ini penting sebagai dasar lantai rumah agar bangunan nantinya kuat dan rata. Kami bersama masyarakat terus bekerja maksimal supaya pembangunan bisa selesai tepat waktu,” ujar Serma Novrijon.
Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat turut membantu kelancaran pekerjaan di lapangan. Kebersamaan antara anggota Satgas TMMD dan warga tidak hanya mendukung percepatan pembangunan, tetapi juga memperkuat hubungan sosial melalui kerja sama dan semangat saling membantu.
Melalui program TMMD ke-130, Kodim 0805/Ngawi terus mendorong pembangunan sarana fisik yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Pembangunan RTLH milik Samidi diharapkan dapat menghasilkan hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi penghuninya setelah seluruh tahapan pekerjaan selesai.***













