JAKARTA, RadarJakarta.id — Suasana haru menyelimuti prosesi pemakaman mantan Panglima TNI Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto atau Widodo AS di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (25/10/2026). Keluarga almarhum mengiringi prosesi peristirahatan terakhir di tengah kehadiran sejumlah tokoh nasional dan jajaran pejabat negara.
Upacara pemakaman berlangsung dengan tata cara militer dan dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, serta Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.
Bagi keluarga, kepergian Widodo AS bukan hanya kehilangan sosok yang pernah mengemban tanggung jawab besar di lingkungan militer dan pemerintahan, tetapi juga momen untuk melepas orang terkasih menuju peristirahatan terakhir. Prosesi pemakaman berlangsung khidmat, diiringi penghormatan militer sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.
Dalam rangkaian upacara, penghormatan diberikan melalui prosesi militer, doa, dan peletakan karangan bunga. Kehadiran keluarga bersama para pejabat dan rekan seperjuangan menjadi bagian dari penghormatan terakhir bagi tokoh yang pernah memimpin TNI pada periode 1999–2002.
Widodo AS kemudian dipercaya menjabat Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan pada periode 2004–2009. Ia juga pernah menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden. Perjalanan karier tersebut menjadi bagian penting dari rekam pengabdiannya di bidang pertahanan dan pemerintahan.
Kehadiran SBY dan sejumlah pejabat negara memperlihatkan penghormatan terhadap perjalanan panjang pengabdian Widodo AS. Namun, di tengah prosesi kenegaraan tersebut, keluarga tetap menjadi bagian utama dari momen perpisahan dengan almarhum.
Pemakaman di TMP Kalibata menandai berakhirnya prosesi penghormatan terakhir bagi Widodo AS. Kepergiannya meninggalkan kenangan bagi keluarga serta jejak pengabdian dalam perjalanan sejarah TNI dan pemerintahan Indonesia.|Bemby*











