Satu Tahun Tring!, Pegadaian Hadirkan ATM Emas untuk Cetak dan Ambil Emas Fisik Secara Instan

Foto: Istimewa
banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Memperingati satu tahun aplikasi Tring! by Pegadaian melalui perayaan 1st Tring!versary, PT Pegadaian (Persero) menghadirkan inovasi baru dalam industri bullion nasional melalui peluncuran jaringan ATM Emas Pegadaian di sejumlah lokasi strategis di Indonesia.

Khusus di wilayah kerja Kantor Wilayah VIII Jakarta 1, layanan ATM Emas hadir di tiga lokasi, yakni CP Pasar Senen, CP Depok, dan CP Bekasi Utama. Kehadiran fasilitas ini menjadi langkah baru Pegadaian dalam memberikan pengalaman transaksi emas yang lebih praktis, cepat, dan modern bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Di tengah pesatnya perkembangan layanan keuangan digital dan meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi emas, ATM Emas Pegadaian menawarkan kemudahan dalam mengubah saldo emas digital menjadi emas fisik tanpa harus melalui prosedur konvensional yang membutuhkan waktu tunggu.

Melalui integrasi dengan aplikasi Tring! by Pegadaian, nasabah dapat melakukan transaksi secara instan. Prosesnya dimulai dengan memilih menu transaksi pada aplikasi Tring!, memindai kode QR yang tersedia pada layar mesin ATM Emas, mengonfirmasi pembayaran, kemudian memasukkan kode unik transaksi. Setelah proses selesai, nasabah dapat langsung mengambil emas batangan fisik di mesin.

Emas yang tersedia merupakan emas batangan berkadar kemurnian tinggi terbitan Galeri 24, dengan pilihan denominasi mulai dari 1 gram hingga 100 gram.

Dorong Ekosistem Bullion yang Modern dan Inklusif

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Damar Latri Setiawan menyampaikan bahwa kehadiran ATM Emas merupakan salah satu upaya perusahaan untuk memperluas akses layanan keuangan sekaligus memberikan kemudahan berinvestasi emas bagi masyarakat Indonesia.

“Hadirnya ATM Emas Pegadaian yang bertepatan dengan satu tahun perjalanan aplikasi Tring! merupakan langkah konkret kami dalam menghadirkan ekosistem bullion yang semakin inklusif, modern, dan tepercaya di Indonesia. Terobosan ini menegaskan posisi Pegadaian sebagai pionir Bullion Bank yang senantiasa berinovasi dengan menghadirkan kepraktisan, keamanan, dan transparansi demi mendukung visi besar untuk MengEMASkan Indonesia,” jelas Damar.

Pegadaian juga menegaskan komitmennya dalam menjalankan kegiatan investasi emas yang sesuai dengan prinsip syariah. Layanan tersebut mengacu pada Fatwa DSN-MUI Nomor 166 tentang Kegiatan Usaha Bulion Berdasarkan Prinsip Syariah.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah konsep emas musya’, yakni pengakuan kepemilikan emas secara kolektif. Dalam investasi emas digital, konsep ini mendukung tata kelola kepemilikan yang transparan dan membantu menghindari unsur gharar atau ketidakpastian.

Pegadaian menerapkan prinsip perbandingan 1:1 dalam layanan transaksi emas. Artinya, setiap transaksi Tabungan Emas maupun Cicil Emas didukung ketersediaan emas fisik di tempat penyimpanan (vault) Pegadaian sesuai jumlah gram yang ditransaksikan berdasarkan akad.

Keamanan Emas Didukung Standar Mutu Internasional

Selain kemudahan transaksi, keamanan aset menjadi salah satu prioritas utama Pegadaian. Komitmen tersebut diperkuat dengan sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 untuk layanan kustodi (custody services) yang diraih PT Pegadaian (Persero).

Sertifikasi tersebut mendukung penerapan standar mutu dalam berbagai tahapan layanan kustodi, mulai dari verifikasi penerimaan emas, pengujian kadar kemurnian, pengadministrasian, penyimpanan di dalam vault, hingga pengamanan fisik dan sistem.

Dengan dukungan tata kelola dan standar mutu tersebut, Pegadaian berupaya memastikan layanan investasi emas yang aman, transparan, dan tepercaya bagi masyarakat.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.