JAKARTA, Radarjakarta.id – Ajang Creative Young Entrepreneur (CYE) Award Indonesia 2026 resmi berakhir dengan sukses. Puncak kompetisi wirausaha muda tersebut digelar pada 3 Oktober 2026 di APL Tower, Jakarta, dan menghasilkan Victor Osman, pendiri Dreamaxtion, sebagai Juara Nasional.
Sebagai pemenang nasional, Victor Osman akan mewakili Indonesia pada ajang internasional JCI ASPAC yang akan diselenggarakan di Taiwan.
Diselenggarakan oleh JCI Nusantara untuk JCI Indonesia, CYE Award Indonesia 2026 menjadi wadah bagi para wirausaha muda untuk mengembangkan kapasitas bisnis, kepemimpinan, inovasi, serta kesiapan mereka memasuki pasar global.
Dorong Ekosistem Wirausaha Muda Berkelanjutan
CYE Award Indonesia 2026 tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis dan pencapaian finansial. Ajang ini juga menempatkan inovasi berkelanjutan, kepemimpinan, dampak sosial, serta kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian penting dalam penilaian peserta.
Melalui kompetisi ini, JCI Nusantara mendorong lahirnya generasi founder yang memiliki visi jangka panjang dan mampu membangun bisnis dengan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Kompetisi diperuntukkan bagi wirausaha muda berusia 18 hingga 40 tahun. Para peserta dinilai berdasarkan berbagai aspek, mulai dari kebaruan ide, potensi skalabilitas bisnis di pasar internasional, kemampuan kepemimpinan, hingga kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Seleksi Ketat dari Puluhan Peserta
Perjalanan menuju babak final nasional berlangsung melalui proses seleksi yang kompetitif. Puluhan founder startup dan bisnis kreatif dari berbagai sektor di Indonesia mengirimkan profil bisnis, video pitching berdurasi dua menit, serta portofolio kepemimpinan.
Proses kurasi dilakukan oleh dewan juri yang berasal dari berbagai latar belakang industri. Mereka antara lain Rico Tedyono dari Komunal, Darwin Tjoe dari Accurate, Imelda Lim dari Auntie Anne’s Indonesia, Natali Ardianto dari Lifepack dan Tiket.com, Dr. Anggara Hayun Anujuprana dari Kementerian Ekonomi Kreatif, serta Steven Leong dari Tomazz.
Dari seluruh peserta, proses seleksi menghasilkan Top 30, kemudian mengerucut menjadi Top 20 semifinalis, hingga akhirnya terpilih empat finalis yang bertanding pada babak final nasional di Jakarta.
Pada final yang berlangsung 3 Oktober 2026, para finalis melakukan pitching secara langsung dalam Bahasa Inggris dan menghadapi sesi tanya jawab dari dewan juri.
Penilaian mencakup lima aspek utama, yakni dampak sosial dan komunitas, dampak bisnis dan potensi internasional, inovasi dan orisinalitas, kemampuan kepemimpinan, serta kualitas presentasi.











