Perkuat Sinergi Cegah HALINAR, Lapas Pangkalan Bun Gelar Razia dan Tes Urine

banner 468x60

PANGKALAN BUN, Radarjakarta.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pangkalan Bun memperkuat pengawasan terhadap potensi gangguan keamanan dan penyalahgunaan narkoba dengan menggelar razia gabungan serta tes urine bagi warga binaan dan petugas, Senin (21/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Lapas Pangkalan Bun, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, tersebut melibatkan jajaran Lapas bersama Polres Kotawaringin Barat, Brimob, dan BNNK Kotawaringin Barat.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Rangkaian kegiatan diawali apel bersama di lapangan Lapas yang dipimpin Kepala Lapas Pangkalan Bun, Dawa’i. Setelah itu, petugas langsung melakukan penggeledahan di sejumlah blok hunian.

Razia tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pencegahan dan pemberantasan HALINAR (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba) sekaligus memastikan kondisi Lapas tetap aman dan tertib.

Geledah Tiga Blok Hunian

Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh di Blok A, B, dan C. Petugas Lapas bersama personel dari instansi terkait memeriksa sejumlah area dan barang milik warga binaan.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperkenankan berada di dalam blok hunian.

Barang-barang tersebut antara lain korek api, benda berbahan kaca seperti botol parfum, gelas dan cermin, serta sejumlah benda berbahan besi seperti paku, sendok dan tumbler stainless. Petugas juga menemukan amplas.

Meski demikian, dalam penggeledahan tersebut tidak ditemukan telepon seluler maupun narkotika.

Temuan tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus penguatan pengawasan agar barang-barang yang berpotensi mengganggu keamanan tidak masuk dan beredar di dalam lingkungan Lapas.

150 Orang Jalani Tes Urine

Setelah razia selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan urine terhadap warga binaan dan petugas.

Sebanyak 100 warga binaan dan 50 petugas mengikuti tes urine yang dilaksanakan dengan melibatkan tenaga dari BNNK Kotawaringin Barat.

Hasilnya, seluruh peserta dinyatakan negatif narkotika.

Hasil pemeriksaan tersebut menjadi salah satu langkah deteksi dini sekaligus upaya memastikan lingkungan Lapas Pangkalan Bun terbebas dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Komitmen Bersama Berantas HALINAR

Kepala Lapas Pangkalan Bun, Dawa’i, mengatakan razia gabungan dan tes urine merupakan bentuk komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus mencegah masuknya narkoba serta barang terlarang ke dalam Lapas.

“Kami terus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk memastikan Lapas Pangkalan Bun tetap aman dan bersih dari HALINAR,” ujar Dawa’i.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan serta penguatan Program Akselerasi, khususnya dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba dan penggunaan handphone ilegal di lingkungan Lapas.

“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari tindak lanjut arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan serta penguatan Program Akselerasi, khususnya dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba dan penggunaan handphone ilegal di Lapas,” lanjutnya.

Sinergi Lintas Instansi Diperkuat

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama serta penyampaian keterangan kepada media oleh perwakilan BNNK Kotawaringin Barat, Brimob, Polres Kotawaringin Barat dan Kepala Lapas Pangkalan Bun.

Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif.

Melalui razia gabungan dan tes urine tersebut, Lapas Pangkalan Bun bersama aparat penegak hukum dan instansi terkait menegaskan komitmen untuk terus memperkuat deteksi dini, pengawasan serta koordinasi dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib dan bebas dari HALINAR.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.