Syed Iqbal Tembus Top 10 Malaysia Viral, Bimo Maxim Dipercaya Tangani Management di Indonesia

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Penyanyi dan performer asal Malaysia, Syed Iqbal, semakin mencuri perhatian melalui karya musik bernuansa Islami yang memadukan unsur budaya, kreativitas, dan pesan spiritual.

Talenta muda yang pernah menempuh pendidikan di Al-Azhar University, Mesir, ini terus mengembangkan kiprahnya di industri musik dengan menghadirkan karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga membawa pesan positif bagi pendengar.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Latar belakang pendidikan di Mesir turut memberikan warna terhadap karakter musik dan perspektif Syed Iqbal dalam mengembangkan karya bernuansa Islami. Ia juga menguasai bahasa Arab, Melayu, dan Inggris sehingga memiliki ruang yang lebih luas untuk menjangkau pendengar dari berbagai negara.

Salah satu karya yang menjadi perhatian adalah single “Basstamam”, yang dirilis pada 2025. Lagu tersebut mencatat sejumlah pencapaian di berbagai platform digital dan media sosial.

“Saya ingin memperkenalkan lagu-lagu saya di Indonesia. Mudah-mudahan bisa diterima dan menghibur masyarakat. musik bukan sekadar hiburan. Lagu yang dibawakan dengan bahasa Arab diharapkan memberikan ketenangan bagi pendengarnya ketika memahami makna yang terkandung di dalamnya”, katanya.

Ketertarikannya terhadap musik Arab tidak muncul secara tiba-tiba. Ia mengaku telah banyak mempelajari bahasa Arab dan memiliki pengalaman belajar di luar negeri, termasuk ketika berada di Mesir. Pengalaman tersebut ikut membentuk karakter musik yang kini dibawanya.

“Basstamam” berhasil masuk jajaran Top 10 Malaysia Viral dan menempati peringkat ke-7 di ERA, yang menjadi salah satu kanal radio populer dalam ekosistem musik Malaysia.
Popularitas lagu tersebut juga terlihat melalui TikTok. Hingga saat ini, “Basstamam” telah digunakan oleh lebih dari 395 ribu pengguna TikTok dalam berbagai konten.

Catat Lebih dari 5 Juta Streams

Dari sisi digital streaming, karya Syed Iqbal juga mencatat jutaan pemutaran di berbagai platform.

Berdasarkan capaian yang disampaikan dalam press conference, “Basstamam” telah mencatat lebih dari 5 juta streams di berbagai platform digital, dengan rincian, YouTube Music: 3,8 juta streams, Music Video (MV): 2,4 juta views, Spotify: 1,7 juta streams.

Capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan Syed Iqbal dalam memperkenalkan musik Islami kepada audiens yang lebih luas, termasuk membuka peluang pengembangan pasar di Indonesia.

Bimo Maxim Gabung Management Syed Iqbal di Indonesia

Dalam pengembangan kiprah Syed Iqbal di Indonesia, Bimo Maxim turut terlibat sebagai bagian dari management Syed Iqbal di Indonesia.

Kehadiran management di Indonesia menjadi bagian dari langkah untuk memperluas jaringan, komunikasi, promosi, serta membuka peluang kerja sama bagi Syed Iqbal di pasar musik Indonesia.

Langkah tersebut juga menjadi jembatan bagi karya Syed Iqbal agar dapat lebih dekat dengan penikmat musik Islami di Indonesia yang memiliki kedekatan budaya dan bahasa dengan Malaysia.

Dengan karakter yang dikenal rendah hati dan profesional, Syed Iqbal terus mengembangkan dirinya sebagai performer sekaligus musisi yang membawa warna tersendiri dalam industri musik Islami.

Melalui karya-karyanya, Syed Iqbal berharap musik tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi media untuk menyampaikan pesan positif dan menyentuh hati para pendengarnya.

Untuk itu, ia membuka peluang berkolaborasi dengan musisi Indonesia. Menurutnya, perjalanan bermusik masih panjang dan dirinya masih terus belajar untuk mengembangkan kemampuan, baik dalam bernyanyi maupun menciptakan karya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.