JAKARTA BARAT, Radarjakarta.id – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Palmerah Polres Metro Jakarta Barat menjadi lokasi kunjungan sekaligus studi banding pengelolaan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dipimpin Irwasda Polda Metro Jaya Brigjen Pol Sri Satya Tama bersama para Kapolres jajaran Polda Metro Jaya, kepala SPPG dan ahli gizi se-DKI Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan berlangsung pukul 12.10 hingga 12.50 WIB di SPPG Polri Palmerah, kawasan Aspol Palmerah, Jalan Palmerah Barat III, Jakarta Barat. Rombongan disambut Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi, Wakapolres AKBP Rezi Dermawan, serta jajaran pejabat utama dan personel Polres Metro Jakarta Barat.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau langsung tata kelola SPPG, mulai dari proses pengolahan makanan, kebersihan dapur, keamanan pangan, hingga pengelolaan sanitasi dan limbah air. Peninjauan dilakukan untuk melihat penerapan standar pengelolaan pangan dalam mendukung penyediaan MBG. SPPG Palmerah sebelumnya juga diberitakan memiliki fasilitas pengolahan air bersih, sterilisasi dapur dan pengelolaan limbah.
Perhatian juga diarahkan ke green house yang menjadi bagian dari ekosistem pendukung SPPG. Fasilitas tersebut mengembangkan budidaya ikan air tawar dengan metode bioflok, termasuk nila merah, serta berbagai sayuran hidroponik seperti sawi putih, pakcoy, bayam merah, selada air dan tomat. Green house Palmerah sebelumnya diproyeksikan menjadi salah satu sumber bahan baku sayuran dan ikan bagi jaringan SPPG Polri.
Studi banding itu menjadi kesempatan bagi para pengelola SPPG untuk melihat secara langsung integrasi antara pengolahan makanan, sanitasi, keamanan pangan dan penyediaan bahan baku. Konsep tersebut sejalan dengan pengembangan SPPG Polri yang mengintegrasikan proses pengolahan, pengemasan, distribusi, pengawasan mutu serta rantai pasok bahan pangan.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi menyampaikan bahwa pengelolaan SPPG tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan makanan bergizi, tetapi juga harus memastikan seluruh tahapan berlangsung secara higienis dan aman. Karena itu, aspek kebersihan, sanitasi, pengolahan bahan pangan dan kualitas makanan menjadi bagian penting dalam pelayanan kepada penerima manfaat.
Melalui studi banding tersebut, tata kelola SPPG Polri Palmerah diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran bagi pengelola SPPG lainnya, khususnya dalam menjaga kualitas makanan, keamanan pangan, kebersihan lingkungan dan keberlanjutan rantai pasok bahan baku untuk mendukung pelaksanaan program MBG.***











