Mobilitas Tinggi Ubah Cara Masyarakat Memilih Pakaian

Tangkapan layar podcast Raditya Dika bersama Choky Sitohang. (Foto: Ist)
banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Mobilitas yang semakin tinggi membuat masyarakat perkotaan mulai mempertimbangkan aspek fungsional saat memilih pakaian. Busana tidak lagi hanya dinilai dari model dan tampilan, tetapi juga dari kenyamanan serta kemampuannya menunjang aktivitas sepanjang hari.

Perubahan kebutuhan tersebut turut membuka peluang bagi pakaian bergaya taktis atau tactical apparel. Busana yang sebelumnya identik dengan aktivitas lapangan kini mulai digunakan untuk berbagai kebutuhan, termasuk bekerja dan menghadiri pertemuan formal.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Presenter sekaligus Brand Ambassador Cartenz Tactical, Choky Sitohang menilai perubahan tersebut menunjukkan semakin luasnya fungsi pakaian taktis di tengah kehidupan masyarakat modern.

Hal itu disampaikan Choky ketika berbincang dengan Raditya Dika dalam podcast yang diunggah di kanal YouTube pribadi Raditya Dika pada Selasa (1/9/2026).

Menurut Choky, pakaian taktis dapat digunakan oleh orang dengan aktivitas berbeda, termasuk mereka yang harus berpindah dari pekerjaan lapangan ke ruang formal.

“Mereka yang fungsinya adalah mengendarai kendaraan atau pengamanan, tapi mereka juga bisa duduk bersama di meja formil dan ngomongin hal-hal strategis,” ujar Choky.

Ia juga mengatakan pakaian yang dikenakannya dapat menjadi representasi karakter pribadi yang menggabungkan kesan taktis dengan gaya yang lebih santai.

“Ini adalah pakaian yang bisa mewakili kepribadian gua yang taktis misalnya, strategis tapi gaul juga,” katanya.

Kenyamanan Jadi Kebutuhan

Salah satu aspek yang membuat pakaian taktis semakin relevan untuk digunakan sehari-hari adalah material yang mendukung kenyamanan.

Choky menjelaskan bahan pakaian yang dikenakannya bersifat fleksibel dan dapat menyerap keringat. Menurut dia, karakter tersebut membuat pakaian tetap nyaman digunakan dalam aktivitas panjang.

“Bahannya tuh bisa dimelarin, fleksibel. Terus itu nyerap keringat. Jadi lu akan merasa lebih nyaman aktivitas seharian dan badan lu enggak akan bau,” ujarnya.

Fleksibilitas juga menjadi pertimbangan ketika harus menyesuaikan penampilan. Choky mengatakan dirinya biasa membawa blazer di dalam mobil untuk mengubah tampilan ketika harus menghadiri pertemuan yang lebih formal.

“Gua di mobil tuh ada blazer. Jadi nanti kalau gua mesti ketemu orang-orang tertentu, polo shirt ini tinggal gua double aja dengan blazer. Jadi langsung muncul kesan seriusnya sedikit,” tutur Choky.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.