Mobilitas Tinggi Ubah Cara Masyarakat Memilih Pakaian

Tangkapan layar podcast Raditya Dika bersama Choky Sitohang. (Foto: Ist)
banner 468x60

Penampilan Tetap Menjadi Perhatian

Raditya Dika yang turut melihat pakaian tersebut mengaku tertarik dengan konsep yang ditawarkan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Gua kebeli lagi, gua langsung pengin beli ya,” ucap Raditya.

Dalam pembicaraan tersebut, Raditya juga menyoroti pentingnya penampilan dalam aktivitas profesional. Menurutnya, cara seseorang berpakaian dapat ikut memengaruhi kesan yang dibangun ketika berhadapan dengan klien atau mitra kerja.

“Tanggung jawab kita adalah penampilan kita juga… itu yang akan bisa buka rezeki kita juga,” katanya.

Dengan kebutuhan tersebut, pakaian yang dapat digunakan untuk berbagai situasi menjadi semakin relevan. Pengguna tidak harus selalu memilih antara pakaian yang nyaman dan pakaian yang terlihat profesional.

Tactical Mulai Menjadi Gaya Hidup

Perluasan fungsi pakaian taktis juga sejalan dengan berkembangnya konsep tactical lifestyle. Dalam konsep tersebut, karakter pakaian taktis diterapkan dalam busana yang lebih sesuai untuk aktivitas sehari-hari.

Dalam siaran pers terpisah disebutkan bahwa perkembangan tactical apparel merupakan respons terhadap gaya hidup masyarakat yang semakin dinamis.

Perubahan tersebut menunjukkan bahwa pakaian taktis mulai mengalami pergeseran posisi. Dari busana yang awalnya dirancang untuk kebutuhan khusus, kini berkembang menjadi pilihan bagi masyarakat yang membutuhkan pakaian dengan fungsi, kenyamanan, dan tampilan yang dapat menyesuaikan berbagai aktivitas.

Bagi masyarakat urban yang memiliki ritme aktivitas tinggi, kemampuan sebuah pakaian untuk mengikuti pergerakan penggunanya menjadi semakin penting. Dalam konteks inilah tactical apparel mulai menemukan relevansinya sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.