Polda Aceh Ungkap Penyebab Kericuhan Hari Damai Aceh

banner 468x60

BANDA ACEH, Radarjakarta.id  — Kepolisian Daerah (Polda) Aceh mulai menyelidiki kericuhan yang terjadi saat peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026). Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap secara jelas rangkaian kejadian yang berlangsung setelah kegiatan zikir dan doa bersama.

Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan mengatakan pihaknya masih mendalami peristiwa tersebut. Ia menyebut penyelidikan diperlukan untuk mengetahui penyebab serta rangkaian kejadian yang memicu kericuhan. Pernyataan itu disampaikan Ruddi kepada wartawan di Banda Aceh, Senin (17/8/2026).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Kericuhan terjadi setelah sejumlah massa berupaya mengibarkan Bendera Bulan Bintang di salah satu lokasi dalam kompleks Masjid Raya Baiturrahman. Situasi kemudian berkembang menjadi aksi saling dorong antara massa dan aparat keamanan setelah rangkaian kegiatan peringatan selesai.

Sejumlah laporan media menyebut ketegangan meningkat setelah upaya pengibaran bendera tersebut. Aparat kemudian melakukan tindakan pengamanan untuk mengendalikan situasi. Dalam peristiwa itu, sejumlah warga dan aparat dilaporkan mengalami luka.

Meski sempat terjadi kericuhan, Polda Aceh memastikan kondisi keamanan di Banda Aceh dan Aceh secara umum tetap kondusif. Kapolda juga disebut turun langsung menemui massa dalam upaya meredakan ketegangan dan memastikan situasi kembali terkendali.

Polda Aceh menegaskan penyelidikan masih berjalan. Karena itu, penyebab pasti maupun pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab atas kericuhan belum dapat disimpulkan sebelum proses pendalaman kepolisian selesai. Pendekatan ini penting agar penanganan peristiwa dilakukan berdasarkan fakta dan bukti yang diperoleh dalam penyelidikan.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena berlangsung dalam momentum peringatan Hari Damai Aceh ke-21 yang seharusnya menjadi ruang untuk memperkuat semangat perdamaian. Pemerintah dan aparat keamanan pun mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga ketenangan serta tidak memperkeruh keadaan dengan informasi yang belum terverifikasi.

Dengan situasi yang telah dinyatakan kondusif, perhatian kini tertuju pada hasil penyelidikan Polda Aceh. Masyarakat menunggu kejelasan mengenai kronologi dan pemicu kericuhan tersebut, sekaligus berharap proses hukum berjalan transparan dan tetap menjaga keberlangsungan perdamaian Aceh.|Syarifah*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.