JAKARTA, Radarjakarta.id – Pelantikan Ketua Umum dan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Persadha Nusantara periode 2025–2030 menjadi penanda dimulainya babak baru penguatan peran organisasi dalam membangun kehidupan umat Hindu di Indonesia.
Bertepatan dengan delapan tahun perjalanan Persadha Nusantara, kepengurusan baru diharapkan mampu memperluas kolaborasi, memperkuat kualitas sumber daya manusia, dan menghadirkan gagasan strategis bagi kemajuan umat.
Ketua Dewan Penasehat DPP Persadha Nusantara, Gede Pasek Suardika, yang melantik jajaran pengurus, menegaskan bahwa Persadha Nusantara harus mampu mengambil peran yang belum banyak dijalankan organisasi lain.
“Persadha Nusantara harus mewarnai pergerakan Hindu dengan mengisi ruang-ruang yang masih kosong, menjadi jembatan berbagai kepentingan dalam memajukan Hindu, serta memberikan saran dan masukan yang konstruktif kepada pemerintah dan majelis-majelis Hindu dalam pelayanan dan pembinaan umat,” ujar Gede Pasek Suardika.
Sementara itu, Ketua Umum DPP Persadha Nusantara periode 2025–2030, D. Sures Kumar mengatakan, kepengurusan yang baru akan mengedepankan semangat kolaborasi dengan seluruh komponen umat Hindu.
“Persadha Nusantara hadir untuk bersinergi dan berkolaborasi dengan lembaga-lembaga Hindu lainnya dalam membangun Hindu serta berkontribusi positif bagi pembangunan bangsa dan negara,” kata D. Sures Kumar.
Menurut mantan Ketua Umum DPN Peradah Indonesia tersebut, Persadha Nusantara didirikan sebagai organisasi pergerakan yang berkomitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia umat Hindu sebagai fondasi kemajuan organisasi dan umat.
“Persadha lahir untuk menguatkan pergerakan memajukan Hindu dan memperkuat SDM umat Hindu Nusantara,” tegasnya.
Pelantikan turut dirangkaikan dengan diskusi terbatas bertema “Transformasi Lembaga Hindu Mewujudkan Indonesia Emas 2045” yang menghadirkan ruang dialog mengenai penguatan tata kelola organisasi, sinergi antarlembaga, serta kontribusi umat Hindu dalam pembangunan nasional.
Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Hindu Kementerian Agama RI, para pimpinan organisasi kemasyarakatan Hindu tingkat nasional, keluarga besar Persadha Nusantara, serta tamu undangan dari berbagai daerah.
Pelantikan kepengurusan ini menjadi awal konsolidasi Persadha Nusantara untuk memperkuat kiprah organisasi sebagai wadah kolaborasi, pemberdayaan, dan pengembangan sumber daya manusia Hindu, sekaligus menghadirkan pemikiran yang konstruktif bagi kemajuan umat, bangsa, dan negara.











