BOGOR, Radarjakarta.id – Komunitas Semua Rasa Saudara (SERASA) terus memperkuat eksistensinya sebagai wadah pecinta musik yang mengedepankan nilai persaudaraan, solidaritas, dan kepedulian sosial. Tidak sekadar menjadi tempat berkumpul untuk bernyanyi, SERASA telah berkembang menjadi keluarga besar yang saling mendukung dalam berbagai momen kehidupan.
Semangat kebersamaan itu terlihat dalam perayaan ulang tahun ke-76 Yuk Tien di Bojong Kulur, Kabupaten Bogor, yang berlangsung hangat dan penuh nuansa kekeluargaan. Seluruh rangkaian acara dipersiapkan secara gotong royong oleh anggota komunitas, mulai dari konsumsi, dekorasi hingga pelaksanaan kegiatan, tanpa melibatkan jasa katering maupun penyelenggara acara profesional.
Ketua SERASA, Dra. Marfinia Putri, mengatakan komunitas yang berdiri sekitar lima tahun lalu tersebut dibangun atas prinsip bahwa seluruh anggota adalah saudara tanpa membedakan usia, profesi, pendidikan, maupun latar belakang budaya. Menurutnya, nama Semua Rasa Saudara (SERASA) merupakan komitmen yang diwujudkan dalam setiap aktivitas komunitas.
“Visi kami sederhana, yaitu semua anggota adalah saudara. Kami ingin selalu hadir dalam suka maupun duka. Ketika ada anggota yang berbahagia kami ikut merayakan, dan saat ada yang mengalami musibah, sakit, atau kesulitan, kami berusaha memberikan perhatian, doa, serta bantuan sesuai kemampuan,” ujar Marfinia, Minggu (12/7/2026).
Mayoritas anggota SERASA berasal dari Bekasi, namun komunitas ini juga diikuti anggota dari Jakarta, Tangerang, Kabupaten Bogor, dan sejumlah daerah lainnya. Hingga kini tercatat sekitar 79 anggota aktif yang tetap berkomitmen menjaga nilai kebersamaan. Selain kegiatan musik, SERASA juga rutin menggelar pengajian sebagai upaya menyeimbangkan pembinaan spiritual dan hiburan. Agenda tersebut dilaksanakan bergantian, yakni pengajian pada bulan genap dan kegiatan musik pada bulan ganjil.
Marfinia menjelaskan, budaya gotong royong menjadi ciri khas yang terus dipertahankan. Selain merayakan hari bahagia anggota, komunitas juga aktif memberikan dukungan moral, doa, hingga bantuan kepada anggota yang sedang sakit maupun tertimpa musibah. Menurutnya, kepedulian tersebut menjadi makna nyata dari nama SERASA sebagai keluarga besar yang saling menguatkan.
Komunitas ini juga menjadi ruang bagi berbagai kalangan pecinta seni, mulai dari penyanyi, pemain gitar, piano, organ, biola, hingga penikmat musik dan seni tari. Perbedaan minat di antara anggota justru memperkaya dinamika organisasi sekaligus mempererat hubungan antarsesama.
Memanfaatkan perkembangan teknologi, SERASA mulai mengenalkan berbagai kegiatannya melalui media sosial agar semakin banyak masyarakat mengenal semangat persaudaraan yang diusung komunitas tersebut. Marfinia optimistis SERASA akan terus tumbuh menjadi rumah bersama yang mengedepankan kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial bagi seluruh anggotanya.|Guffe*











