Bantu Anak Penjual Balon, Sat Binmas Polres Situbondo Berikan Seragam Sekolah Gratis

banner 468x60

Situbondo, RadarJakarta.id – Kepedulian terhadap dunia pendidikan dan warga kurang mampu kembali ditunjukkan oleh jajaran kepolisian. Kali ini, Sat Binmas Polres Situbondo bergerak cepat membantu seorang siswa baru yang kebingungan karena tidak memiliki biaya untuk melunasi seragam sekolahnya.

Siswa tersebut adalah Ananda Krisna, putra dari Bapak Imam yang sehari-hari bekerja sebagai penjual balon keliling dan saat ini sedang dalam kondisi sakit. Keluarga yang tinggal di Jalan Wijaya Kusuma, Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Situbondo Kota ini sempat kebingungan saat Ananda diterima masuk di SMP Negeri 1 Situbondo.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Cerita menyentuh ini bermula saat orang tua Ananda hanya mampu mengambil satu stel kain seragam dan hanya membawa uang sebesar Rp200.000 ke sekolah karena keterbatasan biaya.

Mendengar laporan dari pihak panitia paguyuban sekolah mengenai kondisi tersebut, Kasat Binmas Polres Situbondo, Iptu H. Rachman Fadli Kurniawan, S.H., M.M., yang juga menjabat sebagai Ketua Paguyuban langsung mengambil tindakan spontan dan mulia.

Sat Binmas tidak hanya memberikan seluruh stel seragam sekolah secara gratis, tetapi juga mengembalikan uang Rp200.000 milik orang tua murid tersebut utuh tanpa potongan.

“Alhamdulillah, kami mendapat laporan dari panitia paguyuban kalau ada satu siswa yang tidak mampu. Orang tuanya penjual balon keliling yang sekarang bapaknya sakit. Orang tuanya hanya mengambil satu seragam dan hanya membawa uang Rp200.000. Dari itu, kami punya inisiatif untuk memberikan seragam secara gratis. Dan kami mengembalikan uang tersebut untuk ongkos jahit kain tersebut,” urai Iptu H. Rachman.

Lebih lanjut, Iptu Rachman menekankan betapa pentingnya kesetaraan bagi anak-anak di lingkungan sekolah demi membangun mental dan rasa percaya diri mereka sejak dini. Selain seragam gratis, polisi juga menyalurkan paket bantuan sembako untuk keluarga tersebut.

“Seragam bukan hanya kain yang dipakai setiap hari. Seragam adalah identitas, seragam adalah kebanggaan, dan seragam adalah wujud kesetaraan. Dengan memakai seragam yang sama, tidak ada yang membedakan anak pejabat dan anak yatim, atau anak kurang mampu. Tidak ada yang membedakan kaya atau miskin. Yang ada hanya semangat belajar yang sama, mimpi yang sama, untuk menjadi Generasi Emas 2045 yang hebat,” tegas Kasat Binmas.

Sementara itu, Bapak Imam selaku orang tua tidak bisa menyembunyikan rasa haru dan bahagianya. Ia sangat bersyukur atas kebaikan luar biasa yang ditunjukkan oleh jajaran Polres Situbondo.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih banyak kepada Pak Kapolres dan Sat Binmas Polres Situbondo. Jujur, sebagai penjual balon yang sedang sakit, tabungan saya tidak cukup. Alhamdulillah, uang saya dikembalikan untuk biaya jahit dan anak saya bisa dapat seragam lengkap gratis untuk sekolah,” ucap Bapak Imam.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.