Robot Zamenix Ubah Penanganan Batu Ginjal Ukuran Besar, Kini Bisa Dilakukan Tanpa Sayatan

Teknologi robot Zamenix yang diperkenalkan RS Mandaya Royal Puri. (Foto: Radarjakarta.id/Ilham)
banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Perkembangan teknologi robotik mulai mengubah cara penanganan batu ginjal berukuran besar yang selama ini identik dengan tindakan operasi invasif.

Melalui robot Zamenix, batu ginjal berukuran di atas 2 sentimeter kini dapat dihancurkan tanpa sayatan, sekaligus memberikan alternatif bagi pasien yang selama ini takut menjalani operasi konvensional.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Teknologi tersebut resmi diperkenalkan RS Mandaya Royal Puri dan menjadikan rumah sakit itu sebagai yang pertama serta satu-satunya di Asia Tenggara yang menggunakan robot Zamenix untuk penanganan batu ginjal.

Robot Zamenix bekerja melalui saluran kemih dengan lengan fleksibel yang dilengkapi kamera beresolusi tinggi dan laser Thulium. Teknologi ini memungkinkan dokter menjangkau batu ginjal hingga ke area yang sulit diakses, menghancurkannya menjadi serpihan halus, lalu mengangkat sisa fragmen batu secara langsung.

Seluruh prosedur dikendalikan dokter melalui sistem kontrol khusus yang memungkinkan pemantauan secara real-time sehingga tindakan dapat dilakukan dengan lebih presisi.

Peluncuran teknologi yang berlangsung pada Sabtu (20/6/2026) tersebut menghadirkan Surgical Urologist dari Seoul National University, Korea Selatan, Prof. Cho Sung Yong, bersama Spesialis Urologi Konsultan RS Mandaya Royal Puri, Prof. dr. Ponco Birowo, Sp.U(K), Ph.D, dan dimoderatori dr. Maruto Harjanggi, BSc(Hons), Sp.U., FICS.

Kehadiran teknologi robotik terbaru ini juga menjadi bagian dari penguatan kolaborasi internasional yang dilakukan tim urologi RS Mandaya Royal Puri. Baru-baru ini, Prof. Ponco Birowo mewakili Indonesia sebagai pembicara dalam simposium robotik di Korea Selatan.

“Tim dokter urologi RS Mandaya Royal Puri yang diwakili oleh Prof. Ponco baru saja kembali dari Korea Selatan setelah menjadi pembicara dalam sebuah simposium robotik yang dihadiri para dokter spesialis urologi di Korea Selatan. Dalam kesempatan tersebut, beliau mempresentasikan teknik terbaru penanganan batu ginjal di hadapan sekitar 50 dokter spesialis urologi,” ujar Public Relation Manager Mandaya Hospital Group, Erwin Suyanto.

Menurut Erwin, partisipasi dokter Indonesia dalam forum tersebut menunjukkan bahwa kualitas layanan dan inovasi penanganan batu ginjal di Indonesia mampu bersaing di tingkat global.

“Pencapaian ini menjadi kebanggaan bagi kami karena putra terbaik bangsa mampu mewakili Indonesia dan Mandaya di forum internasional, sekaligus menunjukkan bahwa kualitas penanganan batu ginjal di Indonesia telah berada pada level kelas dunia,” katanya.

Salah satu pasien yang telah menjalani prosedur menggunakan robot Zamenix adalah komika Rigen Rakelna. Ia mengaku selama empat tahun menunda penanganan batu ginjal karena khawatir harus menjalani operasi dengan sayatan di punggung.

“Saya sudah punya batu ginjal sejak 4 tahun yang lalu, tapi takut dioperasi karena harus dibolongin dari belakang (punggung). Nah, untungnya Mandaya sudah punya teknologi robot batu ginjal ini. Kayaknya kalau nggak, sampai sekarang masih belum berani untuk tindakan operasi yang dibolongin itu,” ujar Rigen.

Setelah mendapatkan penjelasan dari dokter, Rigen akhirnya memutuskan menjalani tindakan tersebut.

“Sempat ada rasa khawatir, ada ketakutan, tapi ngobrol sama Prof. Ponco kata dia prosedurnya dibius sehabis itu tidur, benar-benar nggak merasakan apa pun,” tuturnya.

Pemulihan pascatindakan pun berlangsung cepat. Sehari setelah prosedur, ia mengaku sudah bisa kembali beraktivitas.

“Sudah bisa ngobrol, sudah bisa aktivitas, sudah bisa duduk di luar. Fisik alhamdulillah nggak begitu ada rasa sakit yang gimana-gimana,” katanya.

Dengan hadirnya robot Zamenix, penanganan batu ginjal ukuran besar memasuki babak baru. Teknologi robotik kini tidak hanya meningkatkan presisi tindakan medis, tetapi juga membuka peluang bagi lebih banyak pasien untuk mendapatkan pengobatan tanpa harus dibayangi ketakutan terhadap operasi konvensional.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.