Viral Pemotretan Tukar Gender Luna Maya dan Maxime, Kolom Komentar Meledak

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Nama Luna Maya kembali menjadi pusat perhatian publik setelah unggahan foto anniversary bersama sang suami, Maxime Bouttier, memicu perdebatan panas di media sosial. Bukan sekadar foto romantis biasa, konsep pemotretan keduanya yang menampilkan pertukaran gaya maskulin dan feminin langsung memancing reaksi keras dari warganet.

Alih-alih memberikan klarifikasi panjang, Luna Maya justru memilih diam. Namun sikap diam itu malah membuat kontroversi semakin melebar setelah publik menemukan bahwa Luna menyukai sejumlah komentar yang membela konsep foto tersebut.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Salah satu komentar yang mendapat tanda suka dari Luna menyebut bahwa pemotretan itu merupakan simbol hubungan suami-istri yang saling memahami dan setara, bukan bentuk penyimpangan seperti yang dituduhkan sebagian netizen.

“Bedakan konsep seni dengan penyimpangan. Ini representasi hubungan suami-istri yang saling memahami dan setara,” tulis seorang pengguna Instagram yang kemudian viral karena disukai Luna Maya.

Respons tanpa kata dari Luna itu sontak memicu spekulasi baru. Banyak yang menilai sang artis sengaja memberikan kode bahwa dirinya setuju dengan makna artistik di balik konsep tersebut.

Unggahan anniversary yang dibagikan pada awal Mei 2026 itu memang tampil berbeda dari biasanya. Dalam sesi foto tersebut, Luna tampil dengan nuansa maskulin, sementara Maxime mengenakan sentuhan feminin lengkap dengan pose artistik yang dianggap menabrak stereotip gender tradisional.

Tak butuh waktu lama, kolom komentar Instagram langsung dipenuhi pro dan kontra. Sebagian netizen mengecam konsep itu karena dianggap bertentangan dengan norma sosial dan budaya Indonesia.

Komentar bernada kritik pun bermunculan.

“Kesetaraan bukan berarti harus bertukar peran seperti ini,” tulis salah satu netizen.

“Ini bukan seni, tapi terlalu dipaksakan,” tambah akun lainnya.

Namun di tengah hujan kritik, banyak pula penggemar yang membela pasangan tersebut. Mereka menganggap konsep itu hanyalah karya visual artistik yang mencoba menyampaikan pesan tentang keseimbangan hubungan dalam rumah tangga modern.

Perdebatan makin liar karena isu gender dinilai masih menjadi topik sensitif di tengah masyarakat. Foto anniversary Luna dan Maxime bahkan terus beredar luas di berbagai platform media sosial dengan jutaan tayangan dan ribuan komentar yang belum juga mereda.

Di tengah ramainya polemik, Luna Maya akhirnya buka suara saat hadir dalam podcast milik Sara Wijayanto. Dalam perbincangan tersebut, Luna mengungkap fakta mengejutkan bahwa unggahan kontroversial itu ternyata bukan sepenuhnya ia unggah sendiri.

Menurut Luna, hampir 90 persen akun media sosialnya memang dikelola oleh tim admin. Ia menjelaskan awal mula foto tersebut diposting bermula ketika tim media sosial dan Maxime memintanya berfoto bersama tanpa penjelasan detail.

“Tiba-tiba diminta foto berdua,” ungkap Luna sambil tertawa.

Tak lama setelah sesi foto selesai, gambar tersebut langsung diunggah ke akun media sosialnya dan mendadak viral. Luna bahkan mengaku sempat menganggap unggahan itu terlalu heboh, tetapi tetap santai menghadapi gelombang komentar publik.

Meski begitu, kontroversi ini kembali membuktikan bahwa apa pun yang dilakukan figur publik seperti Luna Maya selalu mampu memancing perhatian besar. Di satu sisi dipuji sebagai karya seni modern, di sisi lain dianggap melanggar batas norma sosial yang diyakini sebagian masyarakat Indonesia.

Kini, polemik foto anniversary Luna Maya dan Maxime Bouttier masih terus bergulir panas di media sosial, memperlihatkan betapa tipisnya batas antara ekspresi seni, kebebasan berekspresi, dan penilaian moral di mata publik digital Indonesia.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.