JAKARTA, RadarJakarta.id – Suasana penuh semangat dan keceriaan mewarnai perayaan Hari Kartini di SDN Bintaro 09 Pagi. Kegiatan yang digelar di halaman sekolah pada Kamis (24/4/2026) ini menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai emansipasi perempuan sekaligus melestarikan budaya Nusantara sejak dini.
Acara tersebut dihadiri oleh kepala sekolah, para guru, siswa, serta orang tua murid yang turut mendampingi anak-anak mereka. Sinergi antara pihak sekolah dan orang tua menjadi kunci sukses terselenggaranya kegiatan yang edukatif sekaligus inspiratif ini.
Kepala SDN Bintaro 09 Pagi, Kurniasih, menjelaskan bahwa peringatan Hari Kartini tahun ini diisi dengan beragam kegiatan kreatif yang melibatkan seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6.
“Dalam rangka memperingati Hari Kartini, kami menampilkan berbagai kegiatan seperti dongeng tentang Raden Ajeng Kartini, menyanyikan lagu-lagu bertema Kartini, pertunjukan tari, serta lomba mewarnai dan melukis dengan tema ‘Ibuku Kartini’,” ujarnya.
Selain itu, para siswa juga tampil mengenakan pakaian adat, khususnya busana tradisional Jawa, sebagai bentuk pengenalan dan kecintaan terhadap budaya bangsa. Seluruh rangkaian kegiatan ini dilaksanakan secara internal dan diikuti oleh siswa SDN Bintaro 09 Pagi.
Menurut Kurniasih, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perayaan semata, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran karakter bagi siswa. Ia berharap nilai-nilai perjuangan Kartini dapat tertanam kuat dalam diri generasi muda.
“Harapan kami, anak-anak bisa lebih kreatif, terus mengembangkan potensi diri, serta mencintai budaya Nusantara. Semangat emansipasi harus dimulai dari lingkungan sekolah, melibatkan siswa, guru, dan juga orang tua,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan pesan inspiratif Kartini yang tetap relevan hingga kini, yakni semangat untuk bangkit dari keterbatasan menuju masa depan yang lebih cerah.
“Seperti kata Kartini, ‘Habis gelap terbitlah terang’. Semoga semangat ini terus menjadi motivasi bagi anak-anak kita,” pungkasnya.
Perayaan Hari Kartini di SDN Bintaro 09 Pagi pun berlangsung meriah, penuh makna, dan diharapkan mampu membentuk generasi yang berkarakter, kreatif, serta menghargai nilai-nilai kesetaraan dan budaya bangsa.











