PB HMI MPO Serukan Persatuan dan Dukung Stabilitas Keamanan Nasional

PB HMI MPO
banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (PB HMI MPO) menyoroti meningkatnya eskalasi ketegangan global yang berdampak signifikan pada geopolitik dan geoekonomi dunia. Di tengah situasi internasional yang tidak menentu, PB HMI MPO menekankan pentingnya menjaga kondusivitas dalam negeri dari berbagai ancaman provokasi.

Ketua Umum PB HMI MPO, Irfan Maftuh, dalam konferensi pers yang digelar di Gedung DPP KNPI, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (17/3/2026), menyatakan bahwa tantangan eksternal akibat konflik global harus dihadapi dengan ketahanan internal yang kuat.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Waspada Provokasi dan Ujaran Kebencian

Irfan Maftuh mengungkapkan keprihatinannya terhadap maraknya narasi negatif, provokasi, dan ujaran kebencian yang ditujukan baik kepada institusi pemerintah maupun individu di berbagai platform media. Menurutnya, hal ini dapat mengganggu fokus pemerintah dalam mengambil langkah strategis menjaga kedaulatan negara.

“Situasi dunia sedang bergejolak, dan di dalam negeri kita masih melihat adanya upaya-upaya penyesatan informasi yang memicu kepanikan. Kami mendukung penuh langkah strategis Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga stabilitas keamanan nasional,” tegas Irfan.

Lima Pernyataan Sikap PB HMI MPO

Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan intelektual, PB HMI MPO secara resmi menyatakan sikap sebagai berikut:

Persatuan Nasional: Mengajak seluruh elemen bangsa untuk mempererat persatuan dan kesatuan di tengah ketidakpastian dinamika dunia.

Stop Provokasi: Menuntut penghentian segala bentuk provokasi dan ujaran kebencian terhadap individu maupun kelompok tertentu yang dapat memecah belah warga.

Lawan Hoaks: Mendesak dihentikannya penyebaran informasi menyesatkan (hoaks) yang berpotensi menimbulkan keresahan dan kepanikan publik

Dukungan Stabilitas: Mendukung penuh kebijakan Pemerintah Indonesia dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketahanan negara.

Etika Kritik: Menegaskan bahwa kritik terhadap kebijakan pemerintah tetap diperlukan sebagai instrumen perbaikan, namun harus dilakukan secara konstruktif dan dibedakan secara tegas dari tindakan provokasi maupun ujaran kebencian.

PB HMI MPO berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam menyerap informasi dan tetap mengedepankan dialog yang sehat demi kepentingan nasional yang lebih besar.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.