Lagi! Atap Kios Ambruk di Pasar Ikan Hias Cengkareng, Pedagang Mohon Gubernur Turun Tangan

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Aktivitas perdagangan di TPHP Cengkareng atau Tempat Promosi Hasil Perikanan yang berlokasi di Cengkareng Barat mendadak panik setelah plafon salah satu kios roboh pada Kamis pagi sekitar pukul 08.30 WIB. Peristiwa itu terjadi di kios nomor 13 dan membuat barang dagangan pedagang hancur berantakan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Seorang karyawan kios yang berada di lokasi berhasil menyelamatkan diri setelah cepat menghindar saat plafon tiba-tiba runtuh dari atas.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Pasar ikan hias yang berada di Jl. Cendrawasih 1 Cengkareng itu dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan ikan hias terbesar di wilayah Jakarta Barat.

Di tempat ini dijual berbagai jenis ikan air tawar seperti mas koki, cupang, gapi, lohan hingga arwana, serta biota laut seperti clownfish (ikan nemo), blue tang, yellow tang, dan angelfish. Selain itu, pedagang juga menyediakan perlengkapan akuarium, tanaman hias air, hingga beberapa jenis reptil.

Namun insiden robohnya plafon kios memunculkan kembali keluhan lama para pedagang mengenai kondisi bangunan pasar yang dinilai tidak terawat.

“Padahal biaya sewa tidak murah, tapi bangunan tidak pernah diremajakan. Kejadian seperti ini sudah berkali-kali terjadi. Akuarium pecah, barang rusak, kami rugi, tapi tidak pernah ada ganti rugi,” ujar seorang pedagang yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Menurutnya, banyak plafon kios di area pasar yang sudah berlubang dan berpotensi membahayakan pedagang maupun pengunjung.
Pedagang berharap pemerintah segera turun tangan untuk melakukan perbaikan menyeluruh terhadap fasilitas pasar tersebut.

“Kami mohon Gubernur Pramono Anung bisa meninjau langsung. Banyak bangunan yang sudah berbahaya, bahkan jalan di area pasar juga sudah berlubang,” tambahnya dengan nada kesal.

Hingga berita ini diturunkan, petugas keamanan masih berjaga di lokasi kejadian untuk mengantisipasi kerusakan lebih lanjut.

Sementara itu, upaya konfirmasi yang dilakukan Radarjakarta.id kepada pihak pengelola TPHP Cengkareng belum mendapatkan respons. Pesan singkat yang dikirim melalui WhatsApp kepada pejabat pelaksana tugas (Plt) pengelola pasar juga belum mendapat balasan.

Insiden ini kembali memunculkan pertanyaan soal keselamatan fasilitas pasar yang dikelola pemerintah.

Para pedagang berharap kejadian serupa tidak lagi terulang, mengingat aktivitas perdagangan di pusat ikan hias tersebut setiap hari ramai dikunjungi pembeli dari berbagai daerah.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.