Kebakaran Meluas, 151 Hektare Hutan di Gunung Ciremai Hangus, Angin Menyulitkan Pemadaman

banner 468x60

Radarjakarta.id | JAKARTA – Sebanyak 120 personel gabungan masih berjibaku melakukan pemadaman api yang membakar lahan di Taman Nasional (TN) Gunung Ciremai, Provinsi Jawa Barat hingga hari ini, Sabtu (26/8/2023).

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyebut faktor angin menyulitkan penanganan kebakaran yang berada di kawasan tersebut.

“Kecepatan angin menyulitkan para personel untuk memadamkan api. Hembusan angin di daerah itu berubah-ubah,” kata Muhari melalui siaran pers, Sabtu malam.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Di samping itu, tantangan yang dihadapi petugas di lapangan yaitu medan berbatu dan terjal.

Api teramati di TN Gunung Ciremai pada Jumat (25/8), pukul 10.30 WIB.

Laporan sementara, kebakaran berada di beberapa blok TN Gunung Ciremai yang berlokasi di Desa Pasawahan, Kecamatan Pasawahan.

Blok terdampak api berada di Blok Talaga Bogo-Batu Luhur, Batu Kuda, Batu Beuhuengan, Tegal Bodas, Jalan Maling, Panjak Rama, Karang Dinding dan Jalan Bukit Seribu Bintang.

“Luas hutan dan lahan terbakar sekitar 151 hektare,” ujar Muhari.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan dan tim gabungan berusaha untuk memadamkan api sejak dini.

“Upaya sekat bakar dan pemadaman api melalui darat dilakukan sejak Jumat lalu,” ucapnya.

Sementara itu, personel gabungan yang terlibat berasal dari Balai TN Gunung Ciremai, TNI, Polri, BPB, UPT Damkar, Pol PP, aparat desa dan kecamatan, Pengelola ODTWA Batu Luhur, PDAM, Pengelola KRK, MPA Pasawahan, Relawan, Forum Ciremai, MPA Bantaragung dan masyarakat setempat. | Red*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.