JAKARTA, Radarjakarta.id – Jakarta berduka. Kabar mengejutkan datang pada Minggu malam, 22 Februari 2026, pukul 23.18 WIB. Mantan Kasatpol PP DKI Jakarta, H. Hariyanto Badjoeri, mengembuskan napas terakhirnya di RS Pondok Indah.
Ucapan belasungkawa langsung mengalir deras di berbagai lini masa. Dari Google Trends hingga media sosial seperti Instagram, Facebook, dan X (Twitter), nama almarhum mendadak menjadi sorotan publik. Banyak warganet mengenang sosoknya sebagai figur tegas, disiplin, dan penuh dedikasi saat memimpin Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta.
Jejak Tegas di Ibu Kota
Sebagai mantan orang nomor satu di Satpol PP DKI, Hariyanto dikenal luas dalam berbagai operasi penertiban kawasan strategis Jakarta. Ia disebut sebagai komandan lapangan yang tak gentar mengambil keputusan di tengah dinamika ibu kota yang kompleks.
Sejumlah tokoh dan mantan kolega menyampaikan duka mendalam.
“Beliau adalah sosok pemimpin lapangan yang tegas namun humanis. Jakarta kehilangan figur berintegritas,” ujar salah satu mantan pejabat Pemprov DKI.
Rekam jejak digital menunjukkan kiprah almarhum kerap diberitakan media nasional saat memimpin operasi penertiban, pengawasan perda, hingga pengamanan kegiatan besar di Jakarta. Pencarian terkait profil dan perjalanan kariernya pun meningkat signifikan di mesin pencari.
Gelombang Doa dan Kenangan
Di berbagai platform, foto-foto dan potongan dokumentasi lama kembali beredar. Banyak yang menuliskan doa serta kenangan pribadi bersama almarhum.
“Innalillahi wa innailaihi rojiun. Terima kasih atas pengabdianmu untuk Jakarta,” tulis salah satu pengguna media sosial.
Kepergian H. Hariyanto Badjoeri menjadi pengingat tentang kerasnya dinamika tugas aparat penegak perda di ibu kota. Di balik sorotan publik, ada dedikasi panjang yang kini tinggal kenangan.
Pihak keluarga belum merilis keterangan resmi terkait prosesi pemakaman. Namun, kabar duka ini telah menyatukan doa dari berbagai kalangan.
Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.|Ucha*










