Penanganan Sampah, Walikota Depok Siap Jalankan Instruksi Presiden Prabowo

banner 468x60

DEPOK, Radarjakarta.id-Wali Kota Depok Supian Suri memastikan pihaknya siap mendukung tiga atensi Presiden RI Prabowo Subianto, salah satunya terkait dengan kebersihan.

Supian mengatakan, dalam paparan yang disampaikan Prabowo pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah se Indonesia di Sentul, Kabupaten Bogor.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Ada tigal hal yang menjadi fokus utama Presiden Indonesia Prabowo Subianto.

“Bilboard baliho sudah harus dibersihkan, itu menjadi concern kita, karena beliau (Presiden) nggak nyaman melihat banyak baliho banyak bilboard, itu yang pertama,” katanya saat di Balaikota pada Rabu (4/2/2026) petang.

Kemudian yang kedua, Presiden RI Prabowo berharap Depok turut mendukung program gentengisasi, yakni proyek masif mengganti material atap menjadi genteng berbahan tanah liat atau campuran limbah.

“Kalau sebetulnya di Depok nuansanya hampir sama, berharap genteng, karena di beberapa daerah lain masih banyak yang bukan genteng ya atap gitu, jadi beliau kembalikan ke genteng gitu ya,” tuturnya.

Yang ketiga kebersihan, Artinya semua pihak punya tanggung jawab terhadap kebersihan.

Presiden, lanjut Supian, bahkan mendorong TNI, Polri dan seluruh pihak untuk turun tangan membersihkan lingkungan, termasuk di tempat kerjanya masing-masing.

Termasuk di antaranya para pelajar wajib dikerahkan untuk membersihkan sampah.

“Ini pesan beliau tiga poin yang sangat harus kita lakukan di lingkup pemerintah kota kabupaten,” ujarnya.

Di sisi lain, menurut Supian, program pengentasan atau menyelesaikan masalah sampah ini harus bergulir menjadi barang bermanfaat, seperti mengubah ke energi listrik.

“Dan Depok sebetulnya bukan menjadi bagian yang secara langsung karena bergabung dengan Bogor Raya, jadi belum menjadi prioritas yang pertama, tetapi kita mencoba, beliau juga mendorong cari solusi-solusi lain untuk penyelesaian masalah sampah.”

“Mudah-mudahan sudah ber MOU dengan pihak ketiga, dengan pola tipping fee, mereka selesaikan sampah kita, kita bayar berapa ton sampai yang diselesaikan, polanya seperti itu,” katanya.

Lebih lanjut ketika disinggung terkait imbauan Presiden untuk mengerahkan para pelajar dalam membersihkan sampah, Supian mengaku sudah melakukan hal itu.

“Ya sebetulnya kita sudah ada pola hari Jumsih, Jumat Bersih gitu ya. Beliau juga menekankan kembali semacam upaya-upaya itu,” terangnya.

“Jadi sebetulnya buat beliau hanya mencotohkan dalam konteks waktu, tetapi memang nanti kita sesuaikan dengan kondisi kita lebih pas nya di hari apa, karena sekarang ini sejujurnya di hilirnya kita belum-belum benar bisa menyelesaikan, artinya kalau semuanya sampah kita bersihkan, ujung-ujungnya masih ke TPA,” katanya.

Terkait hal itu, Pemerintah Kota Depok saat ini juga mendorong bukan hanya membersihkan sampah terus dioper ke tempat pembuangan akhir, tapi menyelesaikan persoalan di hulu.

“Jadi sampah organik-an organik ini menjadi prioritas gitu dari skup skala terkecil dari RT-RW, termasuk anggaran RW kita dorong untuk juga punya upaya untuk menyelesaikan masalah sampah di lingkungannya,” katanya.

Adapun contohnya, kata Supian, seperti program yang telah dilakukan oleh PKK Depok, yakni menukar minyak jelantah menjadi barang berharga sehingga tak lagi mencemari lingkungan.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.