LAMPUNG, Radarjakarta.id – Suasana khidmat acara akhirussanah di sebuah pondok pesantren di Kabupaten Lampung Selatan mendadak berubah tegang. Seorang santri yang tengah tampil di atas panggung tiba-tiba tersengat aliran listrik dari mikrofon berkabel yang digunakannya.
Insiden mengejutkan itu terjadi di hadapan ratusan hadirin, termasuk para wali santri dan undangan. Dalam sekejap, kepanikan menyelimuti area panggung ketika santri tersebut tampak terkejut dan menghentikan penampilannya.
Beruntung, respons cepat langsung ditunjukkan oleh petugas dan panitia acara. Aliran listrik segera dimatikan, sehingga kejadian tersebut tidak berujung pada cedera serius maupun korban jiwa. Santri yang tersengat pun langsung dievakuasi dan dipastikan dalam kondisi selamat.
Beberapa saksi mata menyebutkan, percikan kecil sempat terlihat dari mikrofon sebelum kejadian. Dugaan sementara mengarah pada adanya kebocoran arus listrik pada perangkat sound system yang digunakan saat acara berlangsung.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya standar keamanan kelistrikan, terutama dalam kegiatan yang melibatkan banyak orang dan penggunaan peralatan elektronik di ruang terbuka.
Meski sempat diwarnai insiden mencekam, acara akhirussanah tetap dilanjutkan setelah pihak panitia memastikan kondisi listrik dan perlengkapan panggung aman untuk digunakan.
Hingga kini, pihak pengelola pondok pesantren dikabarkan akan melakukan evaluasi menyeluruh guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.|Yeyen*











