Berjam-jam Tak Terbang, Penumpang Super Air Jet Tuntut Refund di Bandara Soetta

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Puluhan penumpang penerbangan Super Air Jet IU 958 rute Jakarta–Silangit meluapkan kekecewaan setelah pesawat yang mereka tumpangi mengalami penundaan hingga berjam-jam di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (16/1/2026). Delay beruntun ini memicu protes dan tuntutan pengembalian tiket.

Penerbangan yang semula dijadwalkan lepas landas pukul 11.00 WIB dari Terminal 2 Gate E5 mengalami penundaan pertama hingga pukul 13.00 WIB. Namun, harapan penumpang untuk segera terbang kembali pupus setelah maskapai kembali mengumumkan penundaan lanjutan hingga pukul 15.00 WIB.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Pantauan di lokasi menunjukkan suasana ruang tunggu dipenuhi penumpang yang mulai gelisah. Sejumlah penumpang tampak mendatangi konter maskapai, menanyakan kepastian keberangkatan, bahkan meminta pengembalian dana agar dapat membeli tiket maskapai lain.

“Kami kecewa. Dari pagi dijanjikan berangkat, tapi terus mundur tanpa kepastian. Kalau begini, lebih baik tiket dikembalikan supaya kami bisa cari penerbangan lain,” ujar salah satu penumpang yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan.

Kekecewaan penumpang semakin memuncak karena minimnya informasi yang diterima terkait penyebab delay. Sebagian penumpang mengaku hanya mendapatkan pengumuman singkat tanpa penjelasan rinci, sementara waktu terus berjalan dan agenda perjalanan mereka terancam berantakan.

“Ini bukan soal satu atau dua jam. Sudah berjam-jam. Kami punya urusan penting di Silangit,” kata penumpang lainnya dengan nada kesal.

Sejumlah penumpang bahkan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati memilih maskapai penerbangan. Mereka menilai keterlambatan berulang bukan kali pertama terjadi dan berpotensi merugikan penumpang.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Super Air Jet belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab penundaan penerbangan IU 958. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan guna mendapatkan penjelasan serta tanggapan dari manajemen maskapai.

Peristiwa ini kembali menyoroti persoalan ketepatan waktu penerbangan dan transparansi informasi kepada penumpang, yang menjadi salah satu indikator utama kualitas layanan transportasi udara di Indonesia.|Titik*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.