Danantara dan BUMN Bangun Huntara Aceh Tamiang, PLN Sambungkan Listrik

Danantara–BUMN Bangun Huntara Aceh Tamiang, PLN Sambungkan Listrik
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas yang diikuti oleh jajaran menteri, kepala daerah, dan Direksi BUMN di kawasan Rumah Hunian Danantara (Huntara), Aceh Tamiang pada Kamis (1/1). Dalam pertemuan tersebut, dirinya menyampaikan apresiasi atas progres pembangunan Huntara beserta infrastruktur pendukung yang sedang dikebut saat ini. Menurutnya, sinergi antar lembaga/kementerian mampu menghasilkan kemajuan signifikan dalam waktu singkat. Sumber foto: Biro Pers Sekretariat Presiden.
banner 468x60

ACEH, Radarjakarta.id — PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan Rumah Hunian Danantara (Huntara) di Aceh Tamiang melalui kesiapan infrastruktur dan penyambungan jaringan listrik pada seluruh unit yang telah terbangun. Langkah ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam mempercepat pemulihan pascabencana, khususnya bagi masyarakat terdampak banjir bandang dan longsor.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengapresiasi progres pembangunan Huntara beserta infrastruktur pendukung yang saat ini tengah dikebut. Presiden menilai sinergi lintas kementerian, Danantara Indonesia, serta Pemerintah Daerah (Pemda) mampu menghasilkan kemajuan signifikan dalam waktu relatif singkat. Sebanyak 600 unit Huntara dijadwalkan diserahkan kepada Pemda pada 8 Januari 2026 untuk kemudian didistribusikan kepada warga terdampak bencana.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Danantara Indonesia membuktikan bahwa kita bisa membangun 600 hunian. Semua pihak telah bekerja dengan gemilang dan cepat,” ujar Presiden Prabowo.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa dalam tiga bulan ke depan, pembangunan Huntara secara nasional ditargetkan mencapai 15.000 unit yang tersebar di tiga provinsi terdampak bencana, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Target pembangunan Rumah Hunian Danantara di Aceh Tamiang telah ditetapkan sejak awal. Hingga 1 Januari 2026, capaian ini menunjukkan komitmen kuat seluruh pihak untuk menepatinya. BUMN bergerak cepat di lapangan, dalam kondisi yang tidak mudah, demi memastikan masyarakat segera memperoleh hunian yang layak,” jelas Rosan.

Ia menambahkan, pembangunan Huntara tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, tetapi merupakan bagian dari tahapan pemulihan yang lebih luas.

“Huntara menjadi jembatan menuju hunian permanen dan pemulihan ekonomi masyarakat. Karena itu, kualitas dan keberlanjutan menjadi perhatian utama,” tambahnya.

Huntara dibangun sesuai standar kelayakan hunian darurat, tidak hanya berfokus pada konstruksi bangunan, tetapi juga pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk listrik. Ketersediaan listrik menjadi prioritas Pemerintah melalui Danantara Indonesia, selain akses air bersih, sanitasi yang memadai, serta dukungan layanan kesehatan di lokasi.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan kesiapan PLN dalam mendukung penuh pembangunan Huntara melalui penyediaan listrik yang aman dan andal di seluruh unit hunian.

“PLN siap melaksanakan arahan Pemerintah melalui Danantara Indonesia untuk memastikan kesiapan infrastruktur kelistrikan Huntara. Setiap unit hunian yang telah selesai dibangun kami pastikan sudah teraliri listrik dan siap digunakan, sehingga masyarakat dapat segera menempatinya dengan aman dan nyaman,” ujar Darmawan.

Saat ini, PLN telah menyiapkan seluruh infrastruktur kelistrikan di kawasan Huntara Aceh Tamiang, mulai dari pembangunan trafo, jaringan distribusi, hingga pemasangan kWh meter di seluruh hunian. Jaringan listrik bahkan telah tersambung sepenuhnya dan dinilai mencukupi untuk melayani kebutuhan listrik rumah tinggal maupun fasilitas umum.

Sebelumnya, Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, didampingi Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo, turun langsung meninjau progres pembangunan Huntara Aceh Tamiang beserta infrastruktur kelistrikannya. Darmawan menegaskan, kehadiran listrik andal merupakan kebutuhan dasar yang wajib tersedia untuk menunjang aktivitas masyarakat.

“Kami memahami bahwa saudara-saudara kita yang terdampak banjir bandang dan longsor telah kehilangan banyak hal, bukan hanya rumah, tetapi juga rasa aman dan kenyamanan. Karena itu, PLN berupaya menghadirkan listrik yang prima di kawasan Huntara agar masyarakat dapat segera tinggal, anak-anak kembali belajar dengan nyaman, dan keluarga menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih layak. Ini adalah komitmen kami untuk terus mendampingi masyarakat bangkit dari bencana,” pungkas Darmawan.

 

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.