Rajab 1447 H Dimulai, Puasa Sunnah Jadi Magnet Umat

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id – Bulan Rajab 1447 Hijriah resmi dimulai dan kembali menjadi perhatian utama umat Islam. Rajab dikenal sebagai salah satu bulan yang dimuliakan, di mana umat dianjurkan memperbanyak ibadah sebagai upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT, terutama melalui puasa sunnah.

Lembaga Falakiyah PBNU menetapkan awal Rajab 1447 H jatuh pada Senin, 22 Desember 2025, setelah hilal tidak teramati di 21 titik rukyatul hilal di seluruh Indonesia. Penetapan ini dilakukan dengan metode istikmal, yakni menyempurnakan bulan Jumadal Akhirah menjadi 30 hari.

Keistimewaan awal Rajab tahun ini semakin terasa karena bertepatan dengan hari Senin. Ulama menyebut, puasa Rajab boleh digabung dengan puasa Senin-Kamis, sehingga seorang Muslim dapat meraih keutamaan dua amalan sunnah sekaligus dalam satu hari.

Niat puasa Rajab yang digabung dengan puasa Senin-Kamis dapat dibaca sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ فِي شَهْرِ رَجَبِ وَعَنْ صَوْمِ يَوْمِ الْاِثْنَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Riwayat dari Ibnu Abbas menyebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah berpuasa di bulan Rajab hingga para sahabat mengira beliau akan berpuasa sebulan penuh. Meski tidak ada dalil yang mewajibkan, para ulama sepakat puasa Rajab termasuk ibadah sunnah yang bernilai pahala.
Saat berbuka puasa, umat Islam dianjurkan memanjatkan doa karena termasuk waktu mustajab. Salah satu doa yang diajarkan adalah:

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

Rajab kerap disebut sebagai gerbang menuju Ramadan. Momentum ini menjadi pengingat bagi umat Islam untuk mulai menata ibadah, memperbanyak puasa sunnah, doa, dan amal kebaikan sebagai persiapan menyambut bulan-bulan penuh keberkahan berikutnya.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.