KDM Desak Kasus Resbob Langsung Masuk Jalur Hukum

banner 468x60

JAWA BARAT, Radarjakarta.id — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) angkat suara terkait video viral YouTuber Resbob yang menghina suku Sunda dan suporter Persib, Viking. Dari Aceh, tempat ia tengah membantu penanganan banjir, KDM menegaskan bahwa kasus ini tidak boleh dibiarkan berlarut.

KDM menyatakan bahwa pernyataan kasar Resbob telah melewati batas dan layak diproses hukum. Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu memperpanjang perselisihan di media sosial. “Sudah dilaporkan, biarkan hukum yang menyentuhnya,” ujarnya singkat namun tegas.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Video makian Resbob sebelumnya memicu kemarahan luas. Dalam rekaman siaran langsung, ia melontarkan kata-kata kasar yang menghina orang Sunda dan Viking. Konten itu langsung menjadi sorotan dan memantik ribuan kecaman di berbagai platform.

Tokoh publik seperti komedian Sule turut mengecam keras. Melalui unggahan di Instagram, ia mempertanyakan maksud tindakan Resbob yang dinilai merendahkan identitas budaya dan suporter sepak bola Jawa Barat.

Resbob kemudian meminta maaf melalui akun TikTok, mengaku sedang berada dalam pengaruh alkohol dan tidak menyadari ucapannya. Namun publik menilai klarifikasi itu tidak cukup dan tetap mendesak penegakan hukum.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, menegaskan bahwa ucapan Resbob termasuk ujaran SARA yang dapat memicu konflik sosial. Ia meminta polisi menangani kasus ini dengan tegas sesuai UU ITE.

Hingga Kamis malam, video tersebut masih menjadi konten paling banyak dibagikan. Publik menunggu langkah Kepolisian Jawa Barat yang dinilai akan menjadi penentu apakah kasus Resbob berhenti di permintaan maaf atau berlanjut ke ranah hukum.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.