Petugas Koperasi Amartha Dianiaya Saat Tagih Utang, Polisi Ringkus Satu Pelaku di Medan 

banner 468x60

MEDAN, Radarjakarta.id – Aksi pengeroyokan terhadap seorang petugas penagih pinjaman perempuan viral di media sosial. Peristiwa itu terjadi di Jl. Rakyat Gang Barumun, Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan, Kamis sore lalu (6/11/2025).

Korban diketahui bernama Michelle Natalie Angel Gultom (22), seorang mahasiswi yang juga bekerja sebagai petugas lapangan di PT Amartha Mikro Fintek. Ia datang bersama rekannya, Kartini, untuk menagih pembayaran dari salah satu nasabah bernama Nuramllyah.Awalnya penagihan tidak di sambut baik oleh nasabah, pas di TKP pelaku membayarkan angsurannya selanjutnya Nasabah.

Nuramllyah membentak dan memaki korban dengan mengatakan, “Udahlah, pigilah kalian, kan udah kubayar, bukan kau yang kubentak, kan Buk Jum yang kubentak.”Cekcok pun tak terelakkan. Tak lama berselang, empat orang pria keluar dari rumah dan langsung menyerang korban secara brutal. Korban sempat berusaha merekam kejadian itu, tetapi ponselnya direbut paksa.

Warga sekitar yang melihat kejadian sempat melerai, namun korban sudah lebih dulu mengalami luka dan trauma akibat penganiayaan tersebut.Merasa dirugikan, korban akhirnya membuat laporan ke Polsek Medan Timur.

Menindaklanjuti laporan itu, Unit Reskrim Polsek Medan Timur langsung bergerak cepat. Sekitar pukul 17.00 WIB, tim berhasil menangkap salah satu pelaku bernama Suryadani Syahwindri (29), seorang buruh bangunan yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian.Kapolsek Medan Timur, melalui Kanit Reskrim, membenarkan penangkapan tersebut.

“Pelaku sudah kita amankan dan sedang menjalani pemeriksaan. Dari hasil interogasi, dia mengakui perbuatannya bersama tiga orang rekan lainnya, yakni Ilham, Rahmat, dan Farhan, yang saat ini masih kami buru,” ujar Iptu Khairul Fazri, Jumat lalu (7/11/2025).

Dari tangan pelaku, polisi turut menyita sebuah batu yang diduga digunakan saat aksi pengeroyokan. Sementara itu, video pengeroyokan berdurasi sekitar 25 detik yang beredar di media sosial langsung menuai kecaman publik. Banyak warganet menyoroti tindakan kekerasan terhadap perempuan yang tengah menjalankan tugas.

Kasus ini kini dalam penanganan intensif Polsek Medan Timur, sementara pengejaran terhadap tiga pelaku lain masih terus dilakukan.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.