JMFW 2026 Resmi Dibuka, Indonesia Taklukkan Dunia Modest Fashion

banner 468x60

JAKARTA, Radarjakarta.id — Menteri Perdagangan Budi Santoso atau Mendag Busan resmi membuka ajang Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2026 di Kartika Expo Center, Balai Kartini, Jakarta, Kamis (6/11). Dalam sambutannya, Busan menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat modest fashion dunia yang berdaya saing tinggi dan berpengaruh secara global.

Menurut Busan, JMFW bukan hanya ajang promosi fesyen muslim, melainkan juga wadah kolaborasi lintas sektor antara desainer, pelaku usaha, dan pemerintah. “Modest fashion bukan sekadar tren, tetapi cerminan karakter bangsa dan nilai budaya Indonesia. Gaya sopan dan anggun bisa tampil modern serta memiliki daya jual global,” ujarnya.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Berdasarkan laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE), Indonesia kini berhasil menempati peringkat pertama dunia di sektor modest fashion, mengungguli Malaysia, Italia, Turki, dan Singapura. Pencapaian ini disebut Busan sebagai hasil sinergi antara pemerintah dan pelaku industri yang berani berinovasi dan berorientasi ekspor.

 

Melalui program UMKM BISA Ekspor, Kementerian Perdagangan mencatat lebih dari 1.000 pelaku UMKM telah mengikuti kegiatan business matching sepanjang 2025, dengan nilai transaksi mencapai USD 108,82 juta. Produk modest fashion menjadi salah satu sektor yang paling diminati oleh buyer internasional dari Inggris, Afrika Selatan, Meksiko, hingga Uni Emirat Arab.

Sebanyak 242 pelaku usaha ikut berpartisipasi dalam JMFW 2026, termasuk brand lokal ternama dan desainer muda seperti Brilianto, yang menyebut ajang ini sebagai ruang penting untuk menunjukkan kualitas produk lokal di tengah gempuran barang impor. “Produk kita sudah siap ekspor, dan kualitasnya tidak kalah dari luar negeri,” tegas Brilianto.

Dengan mengusung tema “Essential Lab”, JMFW 2026 menghadirkan inovasi dan kolaborasi lintas gaya hidup bersama komunitas Glamlocal, Anytime Fitness, hingga berbagai brand besar seperti Wardah, BSI, Shopee, dan UBS Gold. Selain itu, buyer internasional dari Italia, Prancis, Malaysia, dan UEA turut hadir untuk menjalin kerja sama dengan pelaku industri fesyen Tanah Air.

Melalui JMFW 2026, pemerintah berharap ekosistem fesyen muslim nasional semakin kuat dan mampu membawa nama Indonesia ke panggung global. “Kalau produk dalam negeri sudah berstandar ekspor, otomatis bisa membendung produk impor. Karena masyarakat akan bangga memakai karya anak bangsa,” tutup Mendag Busan.***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.