DEPOK, Radarjakarta.id – Kejuaraan Menembak Nasional NPCI Depok Cup 2025 yang digelar di Lapangan Tembak Kostrad TNI AD, Cilodong, Kota Depok, resmi berakhir dengan sukses pada Sabtu (13/9/2025). Sebanyak 57 atlet disabilitas dari berbagai daerah di Indonesia berpartisipasi dalam ajang bergengsi ini.
Ketua NPCI Kota Depok, Puji Sumartono, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan tersebut.
“Alhamdulillah, kejuaraan menembak NPCI Kota Depok Cup terlaksana berkat dukungan luar biasa dari Wali Kota Depok H. Supian Suri melalui Sekda, serta fasilitas dari Divisi 1 Kostrad TNI AD yang memfasilitasi tempat pertandingan,” ujarnya.
Peserta berasal dari berbagai daerah, di antaranya Jawa Barat, DKI Jakarta, Solo, hingga Kalimantan. Mereka bertanding dalam kategori SH1 (kelas kaki) dan SH2 (kelas tangan), yang masing-masing terbagi lagi untuk nomor senapan dan pistol jarak 10 meter Air Rifle.
Untuk menjaga profesionalitas, panitia menggandeng wasit berlisensi dari Kostrad TNI AD. NPCI Pusat juga memantau jalannya kejuaraan dengan mengirimkan atlet pelatnas, meskipun sebagian tengah menjalani sentralisasi di Solo untuk persiapan ASEAN Para Games Thailand.
Selain sebagai ajang silaturahmi, kompetisi ini juga menjadi barometer persiapan atlet menghadapi Peparda Jawa Barat 2026 serta pembinaan menuju Paralympic Games 2028. Para juara mendapat apresiasi berupa medali, sertifikat, dan hadiah uang tunai total hingga Rp 15 juta.
“Kategori hadiah ini tergolong besar. Baru Kota Depok yang berani menggelar kejuaraan menembak disabilitas seperti ini,” kata Puji.
Di sisi lain, Pelatih Nasional NPCI DKI Jakarta, Haris Haryadi, menilai kejuaraan ini membuka peluang lahirnya bibit-bibit atlet baru.
“Kami mengapresiasi NPCI Depok sebagai pelopor. Dengan ajang seperti ini, potensi atlet muda bisa lebih terasah dan menembak disabilitas bisa semakin kompetitif,” ungkapnya.
Haris berharap ajang serupa dapat digelar secara rutin di berbagai daerah, sehingga pembinaan atlet disabilitas semakin merata dan berkelanjutan.
“Jika kejuaraan ini rutin dilakukan, insya Allah cabang olahraga menembak akan semakin berprestasi di level nasional maupun internasional,” pungkasnya.










