PERADI UTAMA Gelontorkan Rp12 Miliar untuk Beasiswa Advokat 2.000 Kader Perempuan KOPRI PMII

banner 468x60

Dorong Perempuan Muda Tembus Profesi Hukum dan Panggung Global

JAKARTA, Radarjakarta.id — Dukungan nyata terhadap pemberdayaan perempuan di bidang hukum kembali ditunjukkan oleh Organisasi Advokat PERADI UTAMA. Sebanyak 2.000 kader perempuan KOPRI PB PMII menerima beasiswa Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) senilai total Rp12 miliar, atau Rp6 juta per peserta.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama dilakukan di Plaza Gedung PBNU, Jakarta Pusat, dalam sebuah agenda strategis bertajuk “Suara Strategis Perempuan Melalui Diplomasi, Digitalisasi, dan Pemahaman Geopolitik Global.”

Langkah ini menjadi bagian dari upaya membuka akses pendidikan profesi hukum bagi kader perempuan muda dari latar belakang pendidikan hukum, agar mampu bersaing di jalur profesi advokat baik secara nasional maupun internasional.

PERADI UTAMA: Keadilan Butuh Perspektif Perempuan

Ketua Umum PERADI UTAMA, Prof. Dr. Hardi Fardiansyah, menegaskan pentingnya keterlibatan perempuan dalam penegakan hukum.

“Kami yakin, sistem keadilan akan jauh lebih berimbang bila perempuan terlibat aktif di dalamnya. Karena itu, kami mengalokasikan Rp6 juta per orang untuk 2.000 kader perempuan KOPRI. Dan ini bukan akhir. Program ini akan kami perpanjang setiap tiga tahun,” ungkap Prof. Hardi.

KOPRI: Pengakuan atas Peran Strategis Perempuan

Ketua KOPRI PB PMII, Wulan Sari Aliyatus Sholikhah, menyambut kerja sama ini dengan antusias. Ia menyebut program beasiswa ini sebagai wujud pengakuan terhadap potensi dan peran strategis perempuan di ranah hukum, kebijakan publik, hingga diplomasi global.

“Ini bukan sekadar pendidikan profesi, tapi afirmasi bahwa perempuan harus ada di ruang-ruang pengambilan keputusan penting, dari ruang sidang hingga forum internasional,” ujar Wulan.

Didukung Tokoh Nasional

Acara penandatanganan MoU ini juga dihadiri tokoh-tokoh nasional, di antaranya:

• KH. Ulil Abshar Abdalla – Ketua PBNU

• Prof. Mazda M. Zain – Staf Khusus Menteri PPPA

• Dr. H. Dadang Solihin, S.E., M.A. – Lemhannas

• Irham Thamrin – Sekjen PB PMII

• Asrul Raman – Direktur LAKPESDAM PBNU

• Serta ratusan pengurus dan kader KOPRI PMII dari berbagai daerah

KH. Ulil Abshar Abdalla menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen PERADI UTAMA terhadap penguatan peran perempuan di bidang hukum.

“Ini bukan sekadar memberikan akses pendidikan, tapi juga membuka jalan baru menuju profesionalisme dan keadilan sosial bagi generasi perempuan kita,” ujar Ulil.

Kolaborasi Strategis Menuju Kesetaraan

Kerja sama antara PERADI UTAMA dan KOPRI PMII ini menjadi simbol kuat bahwa pembangunan kapasitas perempuan, terutama di bidang hukum, harus dilakukan secara terstruktur, berkelanjutan, dan kolaboratif.

Keduanya sepakat bahwa penguatan hukum berbasis gender akan menjadi salah satu fondasi penting untuk menciptakan peradaban bangsa yang adil, inklusif, dan berdaya saing global. | Galih*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.