Srikandi TP Sriwijaya: Ratu Sinuhun Bangkitkan Spirit Perempuan Pejuang Nusantara

banner 468x60

LAMPUNG, RadarJakarta.id – Semangat membangkitkan kembali kiprah perempuan pejuang Nusantara menggema dalam pelantikan Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Srikandi TP Sriwijaya Provinsi Lampung, Hj. Ce’na, SH., MM., yang digelar khidmat di Balai Keratun, Kantor Gubernur Lampung, Kamis (26/6/2025).


Momentum ini tak hanya menandai penguatan kepengurusan daerah, tetapi juga menyerukan komitmen besar: mengangkat nama Ratu Sinuhun sosok pemimpin perempuan dari abad ke-17 – sebagai Pahlawan Nasional dari Sumatera Bagian Selatan.

Mewakili Ketua Umum Nyimas Aliah, SE., S.Sos., M.I.Kom., Ketua Harian Pengurus Pusat, R.A. Aisyah, SE., MM., menegaskan bahwa Srikandi TP Sriwijaya siap memperjuangkan pengakuan terhadap sosok Ratu Sinuhun sebagai simbol perjuangan perempuan Nusantara yang selama ini terpinggirkan dalam narasi sejarah nasional.

“Ratu Sinuhun bukan sekadar bagian dari sejarah Sumatera Selatan, tapi ikon perlawanan, kepemimpinan, dan cinta tanah air dari seorang perempuan luar biasa,” ujar Aisyah di hadapan peserta pelantikan.

Sosok Visioner dari Masa Lalu

Ratu Sinuhun dikenal sebagai pemimpin tangguh yang mempertahankan wilayahnya dari kolonialisme dan gejolak internal. Kepemimpinannya melampaui sekadar peran administratif ia adalah benteng budaya, simbol perlawanan, dan teladan keberanian perempuan dalam sejarah Nusantara.

Srikandi TP Sriwijaya menilai sosok ini sangat relevan untuk dikenalkan kepada generasi muda, khususnya di tengah kebutuhan akan figur inspiratif perempuan dalam wacana kebangsaan dan nasionalisme.

Langkah Nyata: Seminar Nasional dan Jaringan Dukungan

Perjuangan ini telah dimulai lewat Seminar Nasional bertajuk “Ratu Sinuhun: Pahlawan Perempuan Nusantara” yang diselenggarakan pada Desember 2024 di Hotel Redtop, Jakarta. Acara tersebut dihadiri tokoh nasional, seperti Wakil Menteri PPPA Veronica Tan, anggota DPR dan DPD RI, akademisi, hingga tokoh adat dan sejarawan.

Berbagai perspektif diulas dalam seminar tersebut sosial, budaya, politik, hingga spiritual untuk memperkuat dasar pengusulan gelar pahlawan bagi Ratu Sinuhun.

“Ini bukan hanya tentang masa lalu, tapi tentang bagaimana membangun sejarah yang inklusif dan menghadirkan suara perempuan daerah ke panggung nasional,” lanjut Aisyah dalam siaran resminya, Sabtu (28/6/2025).

Gerakan Nasional dari Akar Budaya

Di bawah komando Ketua Umum Nyimas Aliah, organisasi ini terus memperluas dukungan dari komunitas akademik, legislatif, pelaku budaya, hingga tokoh adat. Pengda Lampung pun menyatakan kesiapan melaksanakan agenda-agenda strategis lanjutan untuk memperkuat pengusulan ini.

“Ini adalah gerakan nasional yang lahir dari akar budaya lokal. Perempuan Indonesia perlu tahu bahwa mereka punya warisan kepemimpinan yang kuat sejak masa lampau,” tegas Aisyah.

Membangkitkan Spirit Baru Perempuan Indonesia

Pengusulan Ratu Sinuhun bukan semata soal pengakuan gelar, tetapi simbol bahwa perempuan pun memiliki peran penting dalam sejarah, kepemimpinan, dan pembentukan karakter bangsa.

“Mengenang Ratu Sinuhun bukan sekadar mengenang sejarah. Ini tentang menyalakan semangat baru agar perempuan masa kini menjadi pemimpin, pejuang, dan penjaga nilai-nilai luhur bangsa Indonesia,” pungkasnya.|Guffe*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.