PLN dan Polda Jawa Tengah Perkuat Kolaborasi Pengamanan Obvitnas: Membangun Keandalan Energi yang Berkelanjutan

banner 468x60

JAWA TENGAH, Radarjakarta.id – PLN UP2B Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta menjalin kolaborasi erat bersama Direktorat Pengamanan Objek Vital Nasional (Ditpamobvit) Polda Jawa Tengah. Hal ini terus dilakukan sebagai langkah strategis menjamin keandalan pasokan listrik.

Kolaborasi ini merupakan bentuk keseriusan kedua institusi dalam menjaga instalasi ketenagalistrikan sebagai bagian dari Obyek Vital Nasional (Obvitnas) yang krusial bagi kehidupan sosial, ekonomi, dan ketahanan nasional.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mewujudkan sistem ketenagalistrikan yang aman, handal, dan berkelanjutan. Seiring meningkatnya kebutuhan energi di wilayah Jawa Tengah, perlindungan terhadap infrastruktur kelistrikan menjadi semakin penting. Bukan hanya dari sisi teknis, tetapi juga dari sisi keamanan dan kesiapsiagaan terhadap potensi gangguan.

“Dalam dunia ketenagalistrikan, keandalan tidak hanya dibangun lewat teknologi dan sistem, bersama Ditpamobvit Polda Jawa Tengah, kami juga membangun sistem pengamanan memitigasi potensi gangguan non teknis. Instalasi kelistrikan adalah nadi kehidupan modern. Menjaganya berarti menjaga stabilitas masyarakat dan kesinambungan pembangunan,” ujar Munawwar Furqan selaku General Manager PLN UIP2B Jawa, Madura, dan Bali.

Manager PLN UP2B Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta, Rachmat Hidayat menyampaikan bahwa menyampaikan bahwa sinergi dengan Ditpamobvit merupakan langkah strategis yang memperkuat pengamanan dan bisa menjadi fondasi dalam mendukung operasi yang andal.

PLN berharap koordinasi dan respon pengamanan bisa lebih cepat dan tepat.

Sementara itu, Kombes Pol Pri Hartono E.L., S.I.K, selaku Dirpamobvit, menyampaikan siap mendukung penuh melalui penguatan patroli, intelijen, serta respon cepat terhadap potensi gangguan.

Sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas nasional, obyek vital PLN memiliki dampak langsung terhadap keamanan nasional. Setiap langkah pengamanan memiliki nilai strategis dan sosial yang tinggi.

Kolaborasi ini mencakup penguatan sistem pengamanan pada seluruh unit PLN di wilayah Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta. Protokol pengamanan yang disusun bersama mencakup mekanisme komunikasi, pemetaan risiko keamanan, penanganan insiden, hingga pelaksanaan simulasi darurat secara rutin.

Tidak hanya berfokus pada prosedur teknis, kolaborasi ini juga menghadirkan program pengembangan kompetensi bagi personel pengamanan PLN. Melalui pelatihan gabungan bersama aparat kepolisian, personel PLN dipersiapkan untuk menghadapi berbagai tantangan keamanan di lapangan dengan mencakup aspek teknis, prosedural, hingga penanganan kontinjensi.

Lebih luas, inisiatif ini selaras dengan semangat transformasi PLN yang menempatkan nilai-nilai AKHLAK sebagai budaya kerja, serta menjunjung tinggi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Melalui kolaborasi lintas institusi ini, PLN ingin memastikan bahwa keamanan dan keberlanjutan pelayanan kelistrikan bukan hanya tanggung jawab internal, tetapi hasil dari sinergi berbagai pihak yang memiliki visi bersama.

Jawa Tengah sendiri merupakan wilayah yang memiliki peran strategis dalam sistem kelistrikan nasional, mengingat keberadaan sejumlah pembangkit besar, pusat pengatur beban, dan jalur transmisi utama yang menjadi tulang punggung sistem interkoneksi Jawa, Madura, dan Bali (Jamali). Oleh karena itu, penguatan pengamanan di wilayah ini menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditunda.

Melalui kolaborasi ini, PLN dan Ditpamobvit Polda Jawa Tengah berharap dapat menciptakan ekosistem operasional yang aman, responsif, dan tangguh terhadap berbagai potensi gangguan baik dari sisi teknis maupun non-teknis.

Dengan semangat kolaborasi dan semangat menjaga masa depan, PLN dan Polda Jawa Tengah menegaskan satu pesan penting bahwa keamanan energi adalah kunci untuk memastikan Indonesia tetap menyala hari ini, esok, dan selamanya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.