Pasca Insiden, Dirjenpas Mashudi Dukung Petugas Lapas

banner 468x60

RADAR JAKARTA | Nabire – Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Mashudi, langsung mengunjungi tiga petugas Lapas Nabire yang terluka akibat insiden penyerangan oleh warga binaan. Dua dari petugas tersebut baru saja menjalani operasi, sementara satu lainnya menjalani perawatan rawat jalan.

“Baru saja saya mengunjungi satu anggota kami yang sedang rawat jalan. Alhamdulillah kondisinya membaik. Dua petugas lainnya masih dalam masa pemulihan pascaoperasi. Kami pastikan akan terus memberikan dukungan kepada mereka yang telah berjuang mengatasi gangguan kamtib yang terjadi kemarin,” ujar Mashudi usai kunjungannya di RSUD Nabire.

Diketahui, dua petugas yang dioperasi adalah Komandan Jaga serta Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban. Mereka mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam saat mencoba mengendalikan situasi.

Selain memberikan dukungan moril, Dirjenpas Mashudi juga menyerahkan bantuan dana kepada ketiga petugas tersebut. Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dari Menteri Hukum dan HAM bidang Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.

“Ini adalah bentuk kepedulian dan apresiasi dari Bapak Menteri atas dedikasi para petugas Lapas Nabire,” tambah Mashudi. Bahkan, Menteri Agus sempat menyapa langsung para korban melalui panggilan WhatsApp.

Usai dari rumah sakit, Mashudi bersama Kapolda dan Wakapolda Papua Tengah, serta Direktur Kepatuhan Internal dan Direktur Perawatan Kesehatan Ditjenpas, meninjau langsung Lapas Nabire. Ia juga memberikan pengarahan kepada seluruh jajaran petugas.

“Menjadi petugas pemasyarakatan adalah tugas yang mulia. Laksanakan tugas ini dengan penuh kesungguhan dan sesuai aturan. Terus tingkatkan koordinasi dengan seluruh stakeholder seperti Polda, Polres, Kodam, Kodim, Brimob, dan pihak terkait lainnya,” pesannya.

Mashudi turut menyoroti pentingnya pelatihan yang berkelanjutan bagi petugas pemasyarakatan, dan melakukan koordinasi lanjutan ke Korem Nabire.

Hingga saat ini, situasi Lapas Nabire dinyatakan kondusif. Upaya pencarian terhadap narapidana yang melarikan diri masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari Lapas Nabire dan Polres Nabire.

Sebagai catatan, Lapas Nabire saat ini dihuni oleh 218 warga binaan, jauh melebihi kapasitas idealnya yang hanya 150 orang. Dengan jumlah petugas pengamanan yang hanya lima orang per regu, kondisi ini menjadi tantangan tersendiri dalam pengamanan.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.