Tragedi Longsor Gunung Kuda: Tangis, Asap, dan Jeritan di Tengah Tumpukan Batu Maut

banner 468x60

RADAR JAKARTA|Cirebon — Suasana mencekam menyelimuti kawasan tambang batu alam Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon. Sebuah bencana longsor dahsyat melanda kawasan tersebut pada Jumat pagi sekitar pukul 10.00 WIB, menelan korban jiwa dan menyebabkan puluhan orang tertimbun material bebatuan.

Hingga Jumat sore pukul 15.15 WIB, tim evakuasi gabungan kembali menemukan satu korban dalam kondisi meninggal dunia. Total sementara: 6 penambang tewas, dan 5 orang luka-luka, termasuk seorang anak berusia 12 tahun.

Detik-detik Mencekam: “Tiba-tiba Brek, Semua Tertimbun”

Edit Jaedi, pemilik warung di sekitar lokasi, menjadi saksi bisu detik-detik kejadian. “Tidak ada suara tanda-tanda apa-apa, tiba-tiba langsung ‘brek’,” ucapnya dengan nada gemetar. Saat itu, puluhan pemecah batu tengah bekerja tanpa curiga di area tambang.

Longsor terjadi begitu cepat dan brutal, menimpa truk, alat berat, dan para pekerja yang sedang mengantre muatan. Sukardi, warga setempat, mengatakan suasana saat itu sangat sibuk. “Waktu kejadian banyak truk yang sedang antri, semua jadi panik dan lari tak tentu arah,” katanya.

Video Viral: Truk Terjebak, Asap Mengepul, Teriakan Minta Tolong

Rekaman video yang diunggah akun Komunitas Orang Cirebon (KOCI) menggambarkan situasi nyata di lapangan: truk-truk terjebak di antara bongkahan batu raksasa, asap pekat mengepul dari lereng, dan jeritan panik terdengar dari para pekerja yang berusaha menyelamatkan diri.

“Gunung Kuda Bobos berduka lagi,” tulis akun tersebut, menyiratkan bahwa tragedi ini bukan yang pertama kali terjadi di lokasi tambang berisiko tinggi tersebut.

20 Orang Diduga Tertimbun, Evakuasi Masih Terus Dilakukan

Menurut data dari BPBD Kabupaten Cirebon, sejauh ini tujuh korban telah ditemukan—empat meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka berat. Proses evakuasi masih terus dilakukan dengan alat berat di medan curam dan penuh risiko.

Kepala BPBD Cirebon, Deni Nurcahya, menyatakan bahwa potensi korban masih bisa bertambah. “Tim SAR masih bekerja keras, kemungkinan besar ada lebih dari 20 orang yang belum ditemukan,” ungkapnya.

Daftar Korban Meninggal Dunia

Berikut nama-nama korban yang telah teridentifikasi:

Andri (41)Warga Desa Padabeunghar

Sukadi (48) Warga Desa Buntet, Kecamatan Astanajapura

Sanuri (47) Warga Desa Semplo, Kecamatan Palimanan


Tambang Gunung Kuda: Lokasi Rawan, Sudah Pernah Memakan Korban

Gunung Kuda bukan lokasi asing bagi insiden serupa. Statusnya sebagai kawasan tambang aktif dengan kontur curam dan minim pengawasan menjadikannya zona rawan bencana. Tragedi kali ini memperkuat desakan publik agar dilakukan evaluasi total terhadap aktivitas tambang ilegal dan prosedur keselamatan kerja di lokasi tersebut.

Tagar yang tengah viral di media sosial:

#GunungKudaBerduka, #TragediTambangCirebon, #CirebonLongsor, #SavePenambang

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.