Tumbang Sudah ‘Raja Parkir Ilegal’ di Cengkareng, 9 Preman di Tangkap Polda Metro

banner 468x60

RADAR JAKARTA|Jakarta – Aksi premanisme yang selama ini meresahkan warga Rusunami City Garden, Cengkareng, akhirnya dibungkam. Dalam operasi dramatis bertajuk Operasi Berantas Jaya 2025, Polda Metro Jaya menggerebek markas para pelaku pungutan liar (pungli) parkir ilegal dan menangkap sembilan orang, termasuk sosok yang mengaku sebagai “ketua paguyuban” namun ternyata dalang pungli selama bertahun-tahun.

Operasi yang digelar Rabu (21/5/2025) malam itu menjadi bukti keseriusan aparat dalam menumpas “kerajaan premanisme” yang menjamur di wilayah Jakarta Barat. Para pelaku diketahui menguasai lahan parkir milik PT Reka Rumanda Agung Abadi secara ilegal, bahkan berlindung di balik kedok organisasi komunitas warga.

“Kami tidak beri ruang bagi premanisme berkedok organisasi. Ini murni tindakan ilegal yang merugikan masyarakat,” tegas Kompol Ipik Gandamanah, Kanit 1 Subnit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Lebih mengejutkan lagi, para pelaku mengaku sebagai petugas keamanan yang tidak memiliki legalitas apa pun. Warga yang selama ini terintimidasi akhirnya bisa bernapas lega.

“Sudah bertahun-tahun kami bayar parkir tapi tetap diteror. Sekarang baru terasa ada keadilan,” ujar salah satu warga yang tak ingin disebutkan namanya.

Aksi bersih-bersih ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat dan menjadi bukti bahwa polisi tidak main-main dalam menciptakan Jakarta yang aman dan bebas dari aksi preman jalanan.

Polda Metro Jaya menegaskan operasi semacam ini akan terus digencarkan di titik-titik rawan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

|Ucha*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.