HEBOH! Prabowo Lempar Kode Keras: Kapolri & Panglima TNI Tak Akan Diganti, Namanya Sudah Cocok Sama Saya!

banner 468x60

RADAR JAKARTA|Jakarta – Suasana peringatan Hari Buruh (May Day Fiesta) 2025 di Monas mendadak riuh ketika Presiden terpilih Prabowo Subianto melontarkan pernyataan mengejutkan soal masa depan Kapolri dan Panglima TNI. Dalam nada santai namun sarat makna, Prabowo memberikan sinyal kuat bahwa dua pucuk pimpinan keamanan itu tak akan tergantikan dalam waktu dekat.

Dalam pidato penuh gaya khasnya, Prabowo menyapa satu per satu pejabat tinggi negara yang hadir. Namun suasana mulai menghangat ketika ia tiba pada giliran menyebut nama Kapolri.

“Yang Terhormat Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Memang Prabowo ini namanya sak keranjang,” ucapnya disambut gelak tawa ribuan massa buruh dan undangan yang memadati kawasan Monumen Nasional, Kamis (1/5/2025).

Tak berhenti di situ, Prabowo menyambung candaannya saat menyapa Panglima TNI.

“Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. Jadi ada Kapolri namanya Prabowo, Panglima TNI namanya Subiyanto, presidennya Prabowo Subianto,” lanjutnya, kali ini dibarengi senyum lebar yang langsung mengundang tawa sekaligus spekulasi politik.

Lalu, kalimat penutupnya seakan mengunci makna dari candaan itu:

“Wah, ini alamat nggak diganti-ganti Kapolri sama Panglima,” celetuknya, mengundang decak kagum sekaligus sorotan publik.

Pernyataan ini sontak memunculkan berbagai tafsir. Banyak pihak menilai itu sebagai sinyal politik bahwa Prabowo akan mempertahankan Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri dan Jenderal Agus Subiyanto sebagai Panglima TNI, setidaknya hingga masa pensiun mereka.

Fakta di Balik Nama-Nama “Sakti”

Jenderal Agus Subiyanto dijadwalkan memasuki usia 58 tahun pada Agustus 2025. Namun, pasca revisi UU TNI, batas usia pensiun jenderal bintang empat kini diperpanjang hingga 63 tahun dan dapat diperpanjang dua kali oleh Presiden.

Sementara itu, Jenderal Listyo Sigit akan mencapai usia 58 tahun pada Mei 2027. Berdasarkan peraturan yang berlaku, masa dinas anggota Polri dapat diperpanjang hingga usia 60 tahun dengan pertimbangan keahlian dan kebutuhan institusi.

Dengan “kombinasi nama” yang unik dan peraturan yang memungkinkan perpanjangan jabatan, publik kini bertanya-tanya: apakah Prabowo benar-benar akan menjadikan nama sebagai alasan untuk stabilitas jangka panjang?

Panggung Politik dan Simbolisme Nama

Pidato Prabowo ini tidak hanya memancing gelak tawa, tapi juga membuka ruang diskusi publik mengenai arah kebijakan pertahanan dan keamanan nasional. Nama menjadi simbol kesatuan. Prabowo, Subiyanto, dan Listyo Sigit Prabowo tiga nama yang kini dinilai sebagai “trio sakti” dalam pemerintahan mendatang.

Acara yang dihadiri jajaran tokoh penting seperti Ketua DPR Puan Maharani, Ketua MPR Ahmad Muzani, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan sejumlah menteri kabinet Prabowo ini pun menjadi saksi dari sebuah “kode keras” yang dibungkus dalam canda namun mengandung makna serius.

Apakah ini strategi politik jitu atau sekadar humor segar di tengah panasnya panggung nasional? Yang jelas, Prabowo tahu cara membuat pidatonya viral.(*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.