Megawati Batal pensiun dari Partai Banteng Gegara Ada Yang Mau Rebut PDIP

banner 468x60

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP Megawati Soekarnoputri

Radarjakarta.id | JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP Megawati Soekarnoputri menceritakan ada pihak yang berencana mengambil partainya. Hal itu pun jadi alasannya batal pensiun sebagai Ketua Umum PDIP.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Megawati mulanya menyinggung usianya sudah 77 tahun. Dia mengatakan banyak pihak yang memintanya menjadi ketua umum lagi.

Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam acara pengumuman sejumlah bakal calon kepala daerah yang diusung PDIP untuk Pilkada 2024. Megawati baru mengungkap kesediannya kembali menjadi ketua umum dalam kegiatan tersebut.

Megawati berkata dirinya kembali diminta menjadi pemimpin partai oleh para kader PDIP. Presiden RI ke-5 itu berujar dia pernah berbicara soal permintaan tersebut kepada Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. “Aku bilang sama Hasto, ‘Gue pikirin dulu ya, To. Gue rasanya kepingin juga deh kumpul sama keluarga, ini disuruh jadi Ketum lagi’,” kata Megawati di hadapan kader-kadernya di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu, 14 Agustus 2024.

Selain itu, dia mengatakan selama menjadi ketua umum masih banyak kader yang tidak patuh terhadap perintahnya.

Hal inilah yang juga membuat putri Proklamator RI Soekarno enggan untuk kembali memimpin PDIP.

“Aih, tahu-tahu disuruh jadi ketua umum tapi tidak menurut semua, ngapain tidak nurut,” katanya.

Meski begitu, dirinya membatalkan niatnya untuk pensiun lantaran mengetahui ada yang ingin mengambil alih partai. Dia menilai kondisi tersebut sudah gawat.

“Eh begitu dengar ini akan diambil, ‘nih kayanya PDI Perjuangan’. Saya mau jadi ketua umum lagi. Keren apa tidak?” tanya Megawati.

Sebagai informasi, Megawati Soekarnoputri diperpanjang sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan hingga tahun 2025. | Jay*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60
Temukan berita-berita terbaru dan terpercaya dari radarjakarta.id di GOOGLE NEWS. Untuk Mengikuti silahkan tekan tanda bintang.