Siswi  SD Tewas Terbakar di Padang Pariaman, Bermula Temannya Jahil Siram Pertalite

banner 468x60
  1. Radarjakarta.id | PADANG PARIAMAN – Dunia pendidikan kembali tersiar kabar duka dan pilu, setelah peristiwa tragis yang dialami seorang siswi kelas 4 SD Negeri 10 Durian Jantung, Nagari III Koto Aur Malintang, Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar).

Aldelia Rahma (11), Siswi itu dinyatakan tewas dipicu dari kasus terbakar sekujur tubuhnya korban ketika sedang bersih-bersih di sekolah.

Aldelia Rahma meninggal dunia setelah dibakar temannya sendiri.

Bocah SD tersebut mengalami luka bakar 80 persen karena dibakar teman. Rupanya Aldelia memang kerap dibully atau mengalami perundungan dari temannya.

Aldelia meninggal dunia di RSUP M Djamil Padang, Selasa (21/5/2024).

Ternyata, semasa hidup bocah SD itu sering menjadi korban perundungan.

Aldelia mengalami luka bakar dan gizi buruk.

Peristiwa pilu nan tragis menimpa tersebut sedang mengikuti pelajaran olahraga, Rabu (28/5/2024).

Gurunya meminta siswa untuk gotong royong membersihkan kelas, di bagian luar kelas guru menghidupkan api untuk membakar sampah yang dikumpulkan siswa.

Di sana siswa mengelilingi api untuk melemparkan sampahnya, sampai akhirnya satu murid laki-laki sengaja menyiramkan pertalite ke badan korban

“Pertalite itu diarahkannya ke Aldelia sehingga api membakar pakaiannya,” ujar kakak sepupu Aldelia, Dona.

Sontak lingkaran murid tadi langsung panik dan berhamburan, Aldelia yang masih dijilati api berlari ke kamar mandi namun pintu kamar mandi sedang terkunci.

Dengan kondisi api masih membakar bajunya bocah mungil itu berlari ke ruang kelas.

Sontak lingkaran murid tadi langsung panik dan berhamburan, Aldelia yang masih dijilati api berlari ke kamar mandi.

Sialnya pintu kamar mandi sedang terkunci. Dengan kondisi api masih membakar bajunya bocah mungil itu berlari ke ruang kelas.

Beruntung guru olahraga melihatnya dan segera memadamkan api yang sudah menghanguskan sebagian besar tubuh Aldelia.

Melihat tubuh muridnya sudah meleleh digerogoti api, pihak sekolah langsung membawanya ke puskesmas terdekat, sebelum akhirnya dilarikan ke RSUD Lubuk Basung.

“Di RSUD Lubuk Basung, keadaan Aldelia tidak bisa mereka jamin, sehingga dibawa ke RSUP M Djamil,” ujar Dona.

Pihak keluarga saat ini tengah mencari keadilan untuk Aldelia.

“Kita saat ini menuntut bukan nyawa dibalas nyawa. Kita hanya meminta Aldelia mendapatkan keadilan. Kita tidak ingin ada Aldelia berikutnya, sementara kita juga tidak ingin ada sekolah yang lain lalai dalam mengawasi muridnya,” kata kakak sepupu Aldelia, Media Madona kepada kepada wartawan, Sabtu (25/5/2024).***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60