Rapat Zoom Forpemas Habornas Desak Jokowi Manfaatkan Inpres No.3/2023

banner 468x60

Radarjakarta.id I Jakarta – Sejumlah tokoh masyarakat yang tergabung dalam Forum Perjuangan Masyarakat Habornas (FORPEMAS HABORNAS) bersama anak rantau yang berada di berbagai kota di Indonesia telah melakukan rapat melalui aplikasi Zoom, Sabtu (10/6/1023) kemarin.

Rapat tersebut digelar dalam rangka berdiskusi serius mengenai Percepatan Realisasi Pembangunan Infrastruktur Jalan Provinsi dari Silimbat melewati Habornas (Kecamatan Habinsaran, Kecamatan Borbor dan Kecamatan Nassau) menuju Kampung Pajak Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura).

Diskusi yang diinisiasi dan dimoderatori oleh Ketua FORPEMAS HABORNAS, Parasman Pasaribu, putra Desa Lumban Rau, Kec. Borbor, serta Ranto Pasaribu selaku moderator lainnya itu berhasil menghadirkan sejumlah putra daerah kelahiran Habornas, termasuk di antaranya salah satu anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan, bapak Junior Hutapea, yang turut mengapresiasi semangat juang masyarakat Habornas.

Rapat dimulai pada jam 19.30 WIB dan diawali dengan doa bersama yang diawali oleh Penasehat St. Antonius Pasaribu asal Desa Lumban Rau Selatan/Janji Mauli, kemudian berlanjut ke sesi pemaparan materi dan seterusnya.

Adapun beberapa catatan yang dianggap sangat penting dari hasil rapat tersebut, adalah sebagai berikut:

1. Infrastruktur adalah faktor yang paling penting untuk memajukan sentra pertanian untuk menopang ekonomi masyarakat Habornas, sebab kegiatan pertanian dan pemasaran akan mudah dilakukan apabila ditunjang oleh infrastruktur yang baik;

2. Putra dan putri kecamatan Habornas dihimbau untuk tetap ikut berjuang dan mau kompak memviralkan berita tentang semua jalan rusak yang ada di wilayah Habornas dan diharapkan semoga ada wartawan yang mau melakukan liputan, investigasi langsung baik dari media cetak maupun media elektronik seperti TV ONE pada titik-titik kerusakan jalan di Habornas;

3. Pengawasan pelaksanaan pembangunan jalan yang telah diputuskan oleh Pemprov Sumatera Utara sesuai dengan keputusan RDP dengan Komisi D DPRD Sumut akan dilakukan oleh para camat daerah termaksud; dan

4. Adanya INPRES No. 3/2023 diharapkan dapat mendukung semangat Habornas sehingga penting bagi anggota masyarakat ketiga kecamatan untuk sama-sama mendesak Presiden Jokowi maupun pemerintah daerah seperti Pemprov Sumut serta Pemkab Toba untuk memprioritaskan anggaran pembangunan infrastruktur jalan ke Habornas.

Dalam kesempatan yang sama, Camat Habinsaran, Sabam Pardosi, mengaku bahwa ia sudah pernah melakukan tindakan kepedulian guna mendukung pembangunan infrastruktur di Habornas dengan cara mengumpulkan penduduk di Gotting.

Menurutnya, penduduk di sana sangat mendukung niatan untuk pembangunan jalan dimaksud. Ia pun mengemukakan pendapatnya tentang dukungan bagi pembangunan Habornas ke arah yang lebih baik.
“Sudah seharusnya suara pemilih Habornas pada pemilihan Caleg 2024 digunakan dengan baik sebab, tujuannya ialah untuk membangun Habornas,” ujarnya.

Hal ini dinilai lantaran suara masyarakat dari 3 kecamatan tersebut sangat potensial dengan jumlah kira-kira kurang lebih 22.000 suara. “Dan jika rapat ini bisa memutuskan, tentu akan mampu mendukung salah seorang putra Habornas yang ikut konstestasi Pemilihan Caleg 2024 untuk duduk di kursi DPRD Provinsi Sumut, dengan syarat kita melihat integritas Caleg asal Habornas ini,” tandasnya.

Kecamatan Habinsaran sendiri menjadi kecamatan yang melaju di depan. Terbukti dengan adanya kemajuan pembangunan sedang dilakukan yakni Rabat Beton yang merupakan gotong royong pembangunan jalan dari desa Pagar Batu menuju desa Sibuntuon termasuk jembatan penghubung yang akan dikerjakan dengan memakai Dana Desa. Hal ini dinilai baik bagi kelancaran pembangunan infrastruktur di desa wilayah Kec.Habinsaran.

Saat rapat berlangsung terdapat pula bahasan mengenai dana yang masuk ke FORPEMAS HABORNAS yang disepakati sebagai bentuk dana sumbangan spontan dari para anggota yang dikumpulkan sejak pembentukan forum. Kumpulan dana tersebut berlangsung pada saat event tertentu saja. Dan, pengelolaannya dilakukan dengan baik dan transparan oleh Bendahara Umum.

Selanjutnya, salah satu peserta rapat bernama Hasudungan Tanjung, asal desa Lobuhole yang juga turut hadir dalam rapat menyarankan bahwa sebaiknya pembentukan proposal mengenai Pengajuan Anggaran ke Pusat untuk kepentingan Infrastruktur jalan di wilayah Habornas harus memakai link aplikasi Krisna. “Jangan lupa harus memakai aplikasi Krisna dan pastikan dimasukkan oleh Pemkab Toba supaya jelas dan harus sudah selesai diinput pada bulan Juni,” ujarnya.

Sementara itu, Marulitua Siahaan, putra Desa Sibuntuon, Kec. Habinsaran, menyampaikan harapannya agar forum ikut peduli terhadap kemajuan bona pasogitnya serta bersedia mendukung perjuangan pembangunan di Habornas. Apalagi ia menilai bahwa banyak putra dan putri Habornas yang mempunyai link yang luas di Pemerintah Pusat dan mampu membantu menghubungi instansi terkait di Jakarta. “Para kades sesegera mungkin membuat laporan jalan kabupaten yang rusak yang diketahui oleh para camat setempat dan sebetulnya sudah harus selesai pada tanggal 16 Juni 2023,” ujarnya.

Laporan yang dimaksud jika sudah lengkap fiketahui Camat agar sesegera mungkin diserahkan ke Pemkab Toba minimal pada minggu ke-3 bulan Juni 2023. Laporan harus di-input oleh Pemkab Toba sebelum tanggal 30 Juni 2023, lalu penginputan data aplikasi Krisna juga harus dikawal di Pemkab Toba. “Kepada Bapak Camat Habinsaran Sabam Pardosi supaya segera melakukan koordinasi dengan Bapak Camat Borbor juga Bapak Camat Nassau untuk segera melakukan laporan yang dimaksud,” tandasnya.

Rapat ditutup pada jam 23.00 WIB dengan doa penutup. Turut disampaikan bahwa pertemuan forum selanjutnya akan dilaksanakan pada tanggal 29 Juni 2023 mendatang.

(Eva)*

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60