DEPOK, Radarjakarta.id – Pemerintah Kota Depok terus memperkuat pelayanan dasar bagi masyarakat melalui peluncuran Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM). Wali Kota Depok Supian Suri meresmikan Posyandu 6 SPM Melati Putih RW 12, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Senin (27/7/2026), sebagai Posyandu 6 SPM ke-5 yang diluncurkan di Kota Depok.
Peluncuran tersebut menjadi bagian dari transformasi layanan Posyandu yang kini tidak lagi hanya berfokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi menjadi pusat pelayanan masyarakat yang terintegrasi, meliputi bidang kesehatan, pendidikan, sosial, ketenteraman dan ketertiban umum, perumahan layak huni, hingga pelayanan administrasi dasar.
Acara tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Tim Pembina Posyandu Kota Depok, kepala perangkat daerah, para camat dan lurah, kader PKK, kader Posyandu, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, tenaga kesehatan, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Supian Suri mengapresiasi semangat gotong royong warga RW 12 Meruyung yang dinilai berhasil menghadirkan Posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat di lingkungan.
“Orang-orang yang mau direpotkan untuk melayani masyarakat adalah orang-orang yang ikhlas. Terima kasih kepada Pak RW, para RT, kader Posyandu, dan seluruh warga yang telah bersama-sama membangun lingkungan,” ujar Supian.
Menurutnya, konsep Posyandu 6 SPM merupakan langkah nyata Pemerintah Kota Depok dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Posyandu kini tidak hanya menjadi tempat pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menjadi ruang koordinasi lintas sektor untuk menyelesaikan berbagai persoalan warga.
“Sehat saja tidak cukup. Rumah harus sehat, lingkungan harus baik, pendidikan anak juga harus diperhatikan. Posyandu sekarang menjadi wadah pelayanan masyarakat secara terpadu,” katanya.
Supian juga mengingatkan pentingnya pendidikan anak usia dini (PAUD). Ia meminta seluruh kader dan aparatur wilayah memastikan tidak ada anak usia dini yang langsung masuk sekolah dasar tanpa mengikuti pendidikan PAUD sebagai fondasi pembentukan karakter dan kesiapan belajar.
Job Fair Hadirkan Ribuan Lowongan Kerja
Pada kesempatan tersebut, Supian turut mengumumkan pelaksanaan Job Fair Kota Depok yang akan digelar pada 4–5 Agustus 2026 di Depok Town Square (Detos).
Menurutnya, lebih dari 1.800 lowongan pekerjaan akan tersedia dari berbagai perusahaan yang berpartisipasi.
“Bagi warga yang sedang mencari pekerjaan, silakan datang ke Job Fair atau mengakses website Ayo Gawe. Di sana tersedia informasi lowongan kerja, pelatihan, hingga pengembangan kompetensi tenaga kerja,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat membantu masyarakat memperoleh pekerjaan sesuai kompetensi yang dimiliki.
Kembangkan Pertanian Modern dan Bangun SMK Negeri 5
Selain pelayanan kesehatan, Pemerintah Kota Depok juga terus mendorong program Pertanian Modern melalui pengembangan budidaya sayuran, cabai, tomat hingga perikanan berbasis masyarakat. RW 12 Meruyung menjadi salah satu lokasi yang diproyeksikan sebagai kawasan pengembangan program tersebut.
Supian juga memastikan pembangunan SMK Negeri 5 Depok mulai direalisasikan tahun ini bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Kami berharap keberadaan SMK Negeri 5 dapat memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah barat Kota Depok,” katanya.
Dana RW Rp300 Juta untuk Pembangunan Lingkungan
Dalam sambutannya, Wali Kota juga kembali menegaskan komitmen pemerintah melalui program Alokasi Dana RW sebesar Rp300 juta untuk setiap RW di Kota Depok.
Dana tersebut diharapkan digunakan berdasarkan hasil musyawarah warga guna menyelesaikan berbagai kebutuhan prioritas di lingkungan masing-masing.
“Dana ini berasal dari pajak yang dibayarkan masyarakat dan dikembalikan lagi kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan. Saya titip agar penggunaannya benar-benar sesuai kebutuhan warga,” ujar Supian.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga semangat kolaborasi agar berbagai program pembangunan dapat dirasakan langsung hingga tingkat RW.
Dengan mengucapkan basmalah, Supian Suri secara resmi meluncurkan Posyandu 6 SPM Melati Putih RW 12 Kelurahan Meruyung. Posyandu tersebut menjadi Posyandu 6 SPM terakhir yang diresmikan dalam rangkaian peluncuran di seluruh kecamatan se-Kota Depok.
Sementara itu, Camat Limo Sudadih mengatakan terpilihnya RW 12 Kelurahan Meruyung sebagai lokasi peluncuran Posyandu 6 SPM merupakan hasil kesiapan seluruh unsur wilayah, mulai dari kelurahan, PKK, kader Posyandu, hingga pengurus RW dan masyarakat.
Menurutnya, Kecamatan Limo terus berupaya memperkuat sinergi dalam berbagai program pembangunan, mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan, hingga lingkungan sehat.
“Kami terus membangun komunikasi dengan para ketua RW, kader PKK, dan masyarakat agar pelayanan kepada warga semakin baik. Program Posyandu 6 SPM ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor di Kecamatan Limo,” ujar Sudadih.
Ia menambahkan, Tim Penggerak PKK Kecamatan Limo secara rutin menggerakkan berbagai program kesehatan masyarakat, termasuk pembinaan rumah sehat, kampanye hidup bersih dan sehat, serta berbagai kegiatan edukasi yang dilaksanakan bersama kader di setiap kelurahan.
“Harapannya, melalui kolaborasi seluruh unsur masyarakat, kualitas pelayanan dasar di Kecamatan Limo akan semakin meningkat dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga,” pungkasnya.











