Screenshot video seorang pria yang melakukan pungli ke wisatawan Air Terjun Dua Warna, Deli Serdang, (Tiktok).
DELI SERDANG, Radarjakarta.id – Sebuah video yang memperlihatkan pungutan liar terhadap wisatawan di jalur menuju Air Terjun Dua Warna, Kabupaten Deli Serdang, viral di media sosial pada Sabtu (16/8/2025). Dalam rekaman itu, seorang pria meminta bayaran tiket masuk Rp 30 ribu per orang di tengah hutan, dengan total pungutan mencapai Rp 210 ribu.
Peristiwa ini terjadi pada Jumat (15/8/2025) dan melibatkan seorang pria berusia 50 tahun yang berinisial SG. Dalam video, SG terlihat berdebat dengan wisatawan sambil menulis karcis dan meminta uang secara langsung di jalur menuju air terjun. Pelaku mengklaim air dan tanah di lokasi merupakan milik negara, namun dikelola olehnya secara ilegal.
Camat Sibolangit, Hesron Girsang, menegaskan, kawasan tersebut dikelola Dinas Kehutanan bekerja sama dengan koperasi lokal, dan terdapat pos retribusi resmi di pintu masuk. “Pelaku ini bertindak ilegal. Pos resmi sudah ada di luar sebelum masuk hutan. Dia mencegat pengunjung di tengah perjalanan dan meminta Rp 30 ribu per orang,” ujar Hesron.
Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu, Iptu Elia Karo-Karo, mengatakan SG kini tengah menjalani pemeriksaan di Polsek Pancur Batu. “Belum ada laporan resmi dari korban. Kita mintai keterangan untuk mendalami kebenaran peristiwa ini, apakah uangnya untuk pribadi atau bukan,” ujar Elia, Minggu (17/8).
Menurut keterangan polisi, SG memanfaatkan situasi karena pengunjung tidak melalui jalur resmi dan seharusnya membayar retribusi Rp 35 ribu di pos. Pelaku bekerja tidak tetap dan bertugas saat pekerja koperasi asli tidak hadir, sehingga memungut uang di tengah jalur.
Dalam video yang beredar, terlihat SG mengenakan kaos hijau menulis karcis di hadapan wisatawan. Mereka kemudian membayar Rp 30 ribu per orang sebagai tiket masuk sementara, meski jalur yang ditempuh bukan jalur resmi.
Hesron menegaskan, pungli itu bukan kebijakan pihak kecamatan. Ia berharap peristiwa serupa tidak terulang dan wisatawan tetap merasa aman saat berkunjung ke kawasan Sibolangit.
“Ini kejadian di luar aturan. Sibolangit tetap aman dan nyaman dikunjungi wisatawan,” kata Hesron.***










