“Tarif Rp2.000 diusulkan bukan untuk membebani warga, tetapi untuk memastikan data penumpang lebih akurat dan mencegah potensi manipulasi.” – Sugihardjo, Ketua DTKJ.
“Tarif Rp2.000 diusulkan bukan untuk membebani warga, tetapi untuk memastikan data penumpang lebih akurat dan mencegah potensi manipulasi.” – Sugihardjo, Ketua DTKJ.
Baca Juga :
Headlines
Tag: Transportasi Jakarta
Long Weekend Lebih Praktis dengan LRT Jabodebek, Tarif Mulai Rp5.000
JAKARTA, Radarjakarta.id – LRT Jabodebek menghadirkan solusi mobilitas yang praktis dan terjangkau bagi masyarakat selama […]
Tidak Ada Pos Lagi.
Tidak ada laman yang di load.





